KPU Beltim: Persiapan Pemilu 2024 Rampung, Rawan Karena Faktor Cuaca

Sosialisasi Tahapan Pemilu 2024 kepada wartawan dan media massa di Warung Kopi Pondok Kopi Desa Padang, Mangar, Sabtu 10 Februari 2024--

BELITONGEKSPRES.COM, MANGGAR - Ketua KPU Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Marwansyah menyatakan seluruh persiapan pelaksanaan Pemilu 14 Februari 2024 mendatang sudah rampung. 

Oleh karena itu, KPU Kabupaten Beltim optimis penyelenggaraan Pemilu 2024 akan berjalan aman, sukses dan lancar. Sesuai asas Pemilu, langsung, umum bebas dan rahasia.

Hal itu disampaikan Marwansyah saat membuka Sosialisasi Tahapan Pemilu 2024 kepada wartawan dan media massa di Warung Kopi Pondok Kopi Desa Padang, Mangar, Sabtu 10 Februari 2024.

“Insyaallah semua sudah siap. Kami mohon doanya dari kawan-kawan media agar pelaksanaan Pemilu bisa berjalan sesuai dengan harapan kita,” katanya saat sosialisasi tema ‘Peran Media Masa dalam mensukseskan Pemilu Serentak 2024.

BACA JUGA:ASN Beltim Harus Netral di Pemilu 2024, Aan: Jangan Terlibat Politik Praktis

BACA JUGA:Ribuan Masyarakat Hadiri Kampanye PDI Perjuangan, Afa Optimistis 2 Kursi di DPRD Beltim

Marwansyah menjelaskan, seluruh perlengkapan pemugutan suara atau logistik Pemilu didistribusikan serentak, Selasa 13 Februari. Namun khusus untuk TPS yang berada di Pulau didistribusikan sehari sebelumnya.

“Yang di pulau ada 6 TPS, 3 TPS di Pulau Buku Limau Kecamatan Manggar, 1 TPS di Pulau Long, 1 TPS di Pulau Batun dan 1 TPS di Pulau Ketapang Kecamatan Gantung,” ungkap Marwansyah.

Menurut Marwan Pendistribusian dan pengawalan logistik di pulau-Pulau ini sangat rawan. Ini mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu, ditambah lagi gelombang air laut sedang tinggi.

“Kenapa rawan karena jarak antara pulau-pulau itu dengan Pulau Belitung cukup jauh. Ada yang hanya satu jam ada yang butuh 6 jam untuk membawanya dengan kapal laut. Ditambah gelombang tinggi sama hujan, angin dan petir,” ungkapnya.

Kerawanan karena faktor cuaca terjadinya hujan deras pada saat Pencoblosan Suara. Ini dikhawatirkan bakal membuat masyarakat untuk tidak datang ke TPS. Namun kerawanan ini diharapkan tidak terjadi pada 14 Februari nanti.

“Kita berdoa semoga pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang cuaca akan baik, sehingga akan semakin banyak warga yang akan datang untuk menyalurkan hak suaranya ke TPS,” tandas Marwansyah.

Tag
Share