20 Ribu Rumah Subsidi untuk Guru Segera Terealisasi

Pemerintah menyerahkan 20 ribu unit rumah subsidi untuk guru, meningkatkan kesejahteraan dan layanan pendidikan-IST-

BELITONGEKSPRES.COM - Pemerintah semakin menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan guru. Setelah sebelumnya menaikkan tunjangan bagi guru non-ASN, kini langkah konkret lainnya diwujudkan melalui program rumah subsidi khusus bagi para pendidik.

Kecepatan realisasi program ini menjadi sorotan. Dalam waktu singkat, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berhasil menyepakati dan langsung menindaklanjuti program ini dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) serta serah terima kunci rumah subsidi. 

Acara tersebut juga melibatkan PT Bank Tabungan Negara (BTN), Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), serta Badan Pusat Statistik (BPS).

Momen penyerahan kunci rumah bagi para guru ini digelar serentak di berbagai kota, termasuk Aceh, Medan, Bogor, Bangkalan, Pontianak, Makassar, Kupang, dan Jayapura pada Selasa, 23 Maret. Acara ini sekaligus menjadi ajang penghargaan bagi para guru yang telah mengabdi sebagai Pahlawan Tanpa Tanda Jasa.

BACA JUGA:KPK Ingatkan ASN Jangan Peras Pihak Swasta untuk Minta THR

BACA JUGA:DPR Desak Polri Ungkap Dalang Teror Babi dan Tikus terhadap Tempo

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengaku terkejut dengan cepatnya realisasi program ini. Ia mengungkapkan bahwa awalnya hanya dilakukan penandatanganan MoU, tetapi tidak lama kemudian langsung dilakukan serah terima kunci.

“Tiba-tiba beberapa hari yang lalu Menteri PKP menyampaikan ke saya, kita langsung serah terima kunci saja. Ini langkah yang luar biasa. Saya sangat mengapresiasi inisiatif ini,” ujar Abdul Mu’ti.

Ia berharap program ini dapat meningkatkan kesejahteraan guru, sehingga mereka bisa lebih fokus dalam menjalankan tugasnya mendidik generasi penerus bangsa.

Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan 20 ribu unit rumah subsidi bagi para guru, dengan tahap awal penyerahan simbolis untuk 250 unit. Ia menekankan bahwa penyediaan rumah ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan tempat tinggal layak bagi guru, tetapi juga untuk mendekatkan mereka ke lokasi mengajar.

“Dengan tempat tinggal yang lebih dekat dengan sekolah, guru dapat lebih fokus dalam mengajar dan meningkatkan kualitas pendidikan,” ungkapnya.

Direktur Utama BTN Nixon L. P. Napitupulu menambahkan bahwa masih banyak guru di Indonesia yang belum memiliki rumah layak huni. Oleh karena itu, ia berharap program ini terus berjalan demi memastikan kesejahteraan para guru.

“Program ini sangat disukai masyarakat dan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan,” ujar Nixon.

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa peningkatan kesejahteraan guru bukan hanya wacana, tetapi sebuah realisasi konkret yang akan berdampak pada kualitas pendidikan di Indonesia. (jawapos)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan