Terapi Cinta Kasih Dalam Paradigma Kesehatan Modern

Ilustrasi: Terapi Cinta Kasih Dalam Paradigma Kesehatan Modern-- (Bersama Perawat)
Dalam terang filsafat dan sains, cinta kasih bukan sekadar idealisme abstrak, melainkan terapi nyata yang memiliki dasar ilmiah yang kokoh. Dengan memahami cinta kasih sebagai pilar biologis, psikologis, dan sosial, kita dapat merancang masa depan yang lebih sehat dan harmonis.
BACA JUGA:Paradoks Efisiensi Anggaran di Era Kabinet Merah Putih
Sudah saatnya kita tidak lagi menganggap cinta kasih sebagai sekadar konsep moral atau spiritual, melainkan sebagai elemen fundamental dalam kebijakan kesehatan, pendidikan, dan pembangunan sosial.
Sebab, dalam dunia yang kian rapuh oleh krisis dan ketegangan, cinta kasih bukan hanya solusi, melainkan prasyarat bagi keberlangsungan hidup umat manusia.
*) Dokter Dito Anurogo MSc PhD, alumnus IPCTRM College of Medicine Taipei Medical University Taiwan, dosen tetap di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar Indonesia, peneliti Institut Molekul Indonesia.