Wow! China Bangun PLTS Luar Angkasa, Energi Tak Terbatas untuk Masa Depan

Gambar menunjukkan Observatorium Canggih Matahari Berbasis Luar Angkasa milik China--(Xinhua/HO-Akademi Ilmu Pengetahuan China)

BELITONGEKSPRES.COM - China kembali membuat gebrakan besar dalam dunia energi! Para ilmuwan di negara ini sedang mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) luar angkasa raksasa yang akan mengorbit lebih dari 32.000 km di atas Bumi. 

Mengutip laporan Carscoops, Minggu (31/3/2025), proyek PLTS luar angkasa tersebut digadang-gadang bisa menjadi sumber energi tak terbatas bagi kendaraan listrik dan kebutuhan energi global di masa depan.

Energi Matahari 10 Kali Lebih Kuat!

Berbeda dengan panel surya di Bumi, PLTS luar angkasa China ini akan menangkap sinar matahari tanpa gangguan cuaca atau rotasi planet. Hasilnya? Kepadatan energi yang 10 kali lebih besar dibandingkan dengan panel surya konvensional.

Energi ini nantinya akan dikonversi menjadi radiasi gelombang mikro sebelum dikirim ke antena di Bumi, lalu diubah kembali menjadi listrik yang bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk menyalakan mobil listrik.

BACA JUGA:Bahaya Minuman Manis untuk Jantung: Jangan Sampai Ketagihan!

BACA JUGA:Golkar Sebut Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil Tak Guncang Stabilitas Internal Partai

Proyek Ambisius, Hasil Luar Biasa

Ilmuwan roket dari Chinese Academy of Engineering, Long Lehao, mengungkapkan bahwa proyek ini sebanding dengan memindahkan Bendungan Tiga Ngarai ke orbit geostasioner 36.000 km di atas Bumi.

Bendungan Tiga Ngarai sendiri adalah salah satu pembangkit listrik tenaga air terbesar di dunia dengan produksi tahunan 100 miliar kWh.

Long bahkan mengklaim bahwa dalam setahun, energi yang dikumpulkan oleh PLTS luar angkasa tersebut bisa setara dengan seluruh minyak yang dapat diekstraksi dari Bumi.

Kapan Bisa Digunakan?

Meski terdengar seperti solusi energi masa depan yang revolusioner, pembangunan PLTS luar angkasa ini bukan pekerjaan mudah. Dibutuhkan roket pengangkat berat dan proses konstruksi yang sangat kompleks, sehingga realisasinya mungkin masih butuh bertahun-tahun.

BACA JUGA:Mudik Lebaran 2025, PLN Prediksi Pengguna Kendaraan Listrik Naik 5 Kali Lipat

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan