H-1 Jelang Lebaran, Timbulan Sampah di Tanjungpandan Meningkat

Petugas kebersihan DLH Belitung, Minggu 30 Maret 2025-(Ist/Dlh Belitung)-
TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.COM - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung mencatat timbulan sampah meningkat di Tanjungpandan pada H-1 jelang lebaran 1445 Hijriah atau 2025 Masehi.
Peningkatan itu sekitar 2,5 ton dibanding H-1 jelang lebaran pada tahun lalu.
"Jadi memang ada peningkatan dibanding tahun lalu," kata Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, DLH Belitung, Johandi Agus Saputra kepada Belitong Ekspres, Senin 31 Maret 2025.
Menurut Johandi, peningkatan itu terlihat dari angkutan sampah dari Pasar Tanjungpandan yakni dari enam "dump truck" diturunkan dan semuanya penuh.
Selain itu, dibeberapa Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Tanjungpandan juga mengalami peningkat yakni biasa hanya satu kali angkut, tapi kali ini naik menjadi tiga kali angkut.
BACA JUGA:Bupati Belitung Salat Idul Fitri 1446 H Bersama Masyarakat, Hujan Tak Halangi Kebersamaan
"Artinya ada peningkatan timbulan volume sampah ini sekitar 2,3 ton sedangkan total timbulan sampah kali ini sekitar 14 ton," bebernya.
Ia menjelaskan, petugas mereka sudah bertugas sejak sore hari dengan sistem "shift", sehingga mereka bergantian.
Lalu, mereka bekerja hingga pukul 03:00 Wib pagi hari, karena pada pukul 00:00 Wib tengah malam masih ada aktivitas jual beli di pasar dadakan di Tanjungpandan.
"Kita lihat minat belanja masyarakat di pasar juga cukup tinggi, apalagi kali ini lebaran secara bersama-sama dan tidak ada perbedaan hari," sebutnya.
BACA JUGA:AKBP Sarwo Edi Wibowo Jabat Kapolres Belitung, Ini Harapan Masyarakat
Kemudian ia berharap, masyarakat bisa melakukan pengelolan atau pemilihan sampah dari sumber atau dari rumah masing-masing.
Ia menyarankan, sampah organik itu bisa dibuatkan lubang biopori sehingga dijadikan kompos sedangkan anorganik bisa dipilah serta dijadikan nilai ekonomis.
"Kita ingin merubah paradigma yang biasa kumpul angkut buang, tapi bisa dipilah dari sumber langsung," tandasnya.