Tantangan Besar Real Madrid di Penghujung Musim: La Liga, Liga Champions, dan Nasib Ancelotti

Kylian Mbappe cetak dua gol kontra Villareal--Dok. Real Madrid

BELITONGEKSPRES.COM - Real Madrid memasuki fase penentuan musim 2024/2025 dengan ambisi besar untuk mempertahankan dominasinya. Kedatangan Kylian Mbappé diharapkan semakin memperkuat Los Blancos, tetapi tantangan yang dihadapi musim ini lebih berat dari yang dibayangkan.

Meskipun telah menambah koleksi trofi dengan Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub, posisi Carlo Ancelotti masih dalam sorotan. Nasibnya kemungkinan akan sangat bergantung pada keberhasilan Madrid dalam mempertahankan gelar La Liga dan Liga Champions.

Sebagai tim dengan lima trofi Liga Champions dalam satu dekade terakhir, Madrid tetap menjadi lawan yang ditakuti. 

Setelah kegagalan di semifinal 2023 melawan Manchester City, mereka bangkit dan meraih gelar ke-15 pada 2024. Musim ini, perjalanan mereka penuh tantangan setelah menyingkirkan Man City di babak play-off dan mengalahkan Atletico melalui adu penalti. 

BACA JUGA:Persiapan Hadapi Bahrain, Timnas Indonesia Kembali Berlatih di Stadion Mayapada

BACA JUGA:Jude Bellingham Lampaui Rekor Wayne Rooney di Timnas Inggris

Kini, ujian berikutnya datang dari Arsenal di perempat final, dengan kemungkinan menghadapi PSG di semifinal. Bahkan, skenario final El Clásico melawan Barcelona juga masih terbuka.

Di La Liga, Madrid menghadapi persaingan ketat. Jika musim lalu mereka nyaman di puncak, kali ini Barcelona, yang kini ditangani Hansi Flick, kembali menjadi ancaman serius. 

Cedera pemain bertahan serta absennya Toni Kroos yang pensiun membuat Madrid mengalami kesulitan dalam mengontrol permainan. Luka Modrić dan Dani Ceballos berusaha mengisi kekosongan, tetapi belum ada yang bisa menggantikan peran vital Kroos sepenuhnya.

Dalam 28 pertandingan, Madrid kehilangan poin di sepuluh laga. Beruntung, Barcelona sempat tersandung di akhir 2024, sehingga kedua tim kini sama-sama mengoleksi 60 poin, meskipun Barca masih memiliki satu laga lebih banyak. Madrid memiliki beberapa pertandingan krusial yang dapat menentukan nasib mereka, termasuk El Clásico pada 11 Mei.

Di Copa del Rey, Madrid sudah di ambang final setelah menang 1-0 atas Real Sociedad di leg pertama semifinal. Jika bisa mempertahankan keunggulan, mereka kemungkinan akan bertemu Barcelona atau Atlético di final pada 26 April. Meskipun bukan prioritas utama, Madrid belum pernah memenangkan gelar ganda domestik sejak musim 1988/1989, dan tambahan trofi ini bisa semakin mengukuhkan dominasi mereka di Spanyol.

BACA JUGA:Cedera Belum Pulih, Jorge Martin Berharap Tampil di MotoGP Qatar

BACA JUGA:PSG Susun Strategi Balas Dendam ke Madrid Pasca-Kepindahan Mbappe

Kylian Mbappé akhirnya bergabung dengan Madrid musim panas lalu setelah spekulasi panjang. Meskipun awal musimnya sempat tersendat pasca-Euro 2024, kini ia telah menemukan ritmenya. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan