Pemerintah Siapkan Program Rumah Subsidi untuk Nakes, Guru, dan Nelayan

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait alias Ara di sela Halal Bi Halal di kediaman Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Jakarta, Senin (31/3/2025)-Muhammad Heriyanto-ANTARA

BELITONGEKSPRES.COM - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara mengungkapkan bahwa pemerintah sedang menyiapkan program rumah subsidi khusus bagi tenaga kesehatan (nakes), guru, dan nelayan.

Dalam program ini, pemerintah akan menyediakan 30.000 rumah bagi tenaga kesehatan, 20.000 rumah untuk guru, dan 20.000 rumah bagi nelayan. Pengumuman ini disampaikan dalam acara Halal Bihalal di kediaman Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Jakarta pada Senin.

"Pak Presiden Prabowo sudah menyampaikan bahwa tahun ini kami telah mempersiapkan 20.000 rumah subsidi bagi guru, yang sudah mulai dibangun sejak minggu lalu di Bogor. Setelah Lebaran, pembangunan rumah bagi tenaga kesehatan akan dimulai, mencakup bidan, perawat, dan tenaga kesehatan masyarakat dengan total 30.000 unit. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan pembangunan 20.000 rumah untuk nelayan serta rumah bagi anggota Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU)," ujar Menteri Ara.

Program ini mendapat dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto serta dukungan kebijakan dari Bank Indonesia (BI) melalui Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM). 

BACA JUGA:Pembangunan Masjid Negara IKN Baru 54 Persen, Belum Bisa Gelar Shalat Idul Fitri

BACA JUGA:Menag Ajak Umat Islam Pertahankan Nilai Ramadhan Pasca Idul Fitri

Menteri Ara menegaskan bahwa relaksasi kebijakan BI telah membantu pemerintah mendapatkan dana besar untuk pembangunan perumahan ini.

Selain bagi tenaga kesehatan, guru, dan nelayan, pemerintah juga menyiapkan program rumah subsidi bagi pekerja industri media. "Kami mengalokasikan 1.000 rumah subsidi khusus bagi wartawan," ungkapnya.

Secara rinci, 30.000 rumah subsidi bagi tenaga kesehatan akan terbagi menjadi 15.000 unit untuk perawat, 10.000 unit untuk bidan, dan 5.000 unit untuk tenaga kesehatan lainnya. Penyaluran Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) subsidi ini didukung oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).

Sementara itu, dalam momen perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menggelar open house di kediamannya di Jl Denpasar Raya Blok C No. 6, Kuningan, Jakarta Selatan. 

Acara ini dihadiri sejumlah pejabat pemerintahan dan petinggi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, dan Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri.

Turut hadir dalam acara tersebut CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk (INDY) Arsyad Rasjid, serta Menteri PKP Maruarar Sirait. Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri dan mantan Wamendag Jerry Sambuaga juga tampak hadir dalam acara tersebut. (antara)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan