Menag Ajak Umat Islam Pertahankan Nilai Ramadhan Pasca Idul Fitri

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan hasil sidang isbat penetapan 1 Syawal 1446 Hijriah di Kantor Kemenag, Jakarta, Sabtu (29/3/2025)-Hafidz Mubarak A/wpa/aa-ANTARA FOTO

BELITONGEKSPRES.COM - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam untuk mempertahankan nilai-nilai Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa. Ia menekankan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi juga panggilan untuk terus berbagi dan menebarkan kasih sayang kepada sesama.

Menurut Menag, Ramadhan mengajarkan pengendalian diri, kejujuran, dan kesadaran bahwa setiap perbuatan manusia selalu dalam pengawasan Allah. Oleh karena itu, semangat yang telah dibangun selama bulan suci harus terus dijaga, termasuk dalam membangun harmoni sosial dan menegakkan nilai-nilai keadilan.

Ia juga menyoroti bahwa Idul Fitri adalah momentum bagi bangsa Indonesia untuk memperkuat sinergi, menanamkan semangat kebersamaan, dan berkomitmen melawan korupsi demi kemajuan negara. “Menjaga kemabruran puasa adalah tugas kita selama 11 bulan ke depan,” tegasnya.

Menag mengajak masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momen saling memaafkan, mempererat persaudaraan, dan mengakhiri segala bentuk perselisihan. “Mari kita tinggalkan caci maki dan menggantinya dengan doa kebaikan bagi sesama serta kemajuan Indonesia,” ujarnya.

BACA JUGA:Bandara Ngurah Rai Kembali Beroperasi Pasca-Nyepi, Arus Mudik Idul Fitri Meningkat

BACA JUGA:Ribuan Aduan Masuk ke Kemnaker, Perusahaan Masih Banyak yang Belum Bayar THR

Senada dengan Menag, Ketua MUI Abdullah Jaidi juga mengingatkan pentingnya mensyukuri anugerah Idul Fitri dan menerapkan nilai-nilai Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap, pelajaran dari bulan suci dapat memperkuat kesalehan ibadah maupun kesalehan sosial dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. (antara)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan