Momen Spesial Pengemudi Ojol Rayakan Idul Fitri di Istana Bersama Prabowo
Presiden RI Prabowo Subianto bersalaman dengan para pengemudi ojek daring saat gelar griya di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (31/3/2025)-Tim Media Presiden Prabowo Subianto-ANTARA/HO
BELITONGEKSPRES.COM - Sejumlah pengemudi ojek online/ojol merasakan momen spesial saat merayakan Idul Fitri 1446 Hijriah di Istana Kepresidenan Jakarta bersama Presiden RI Prabowo Subianto, Senin.
Para pengemudi, seperti Alam dan Agus, berbagi pengalaman mereka saat berkesempatan berjabat tangan langsung dengan Presiden dalam acara gelar griya atau open house Lebaran.
"Senang sekali, ini pengalaman pertama yang tidak akan terlupakan, apalagi baru terjadi di era Pak Prabowo," ujar Alam dengan penuh antusias.
Selain bersalaman dengan Presiden, para pengemudi ojol juga dapat menikmati hidangan khas Lebaran di Istana, seperti ketupat, lontong sayur, bakso, hingga daging teriyaki. Salah satu pengemudi, Fitriyana, mengungkapkan kegembiraannya bisa turut serta dalam momen spesial ini.
BACA JUGA:Pemerintah Siapkan Program Rumah Subsidi untuk Nakes, Guru, dan Nelayan
BACA JUGA:Pembangunan Masjid Negara IKN Baru 54 Persen, Belum Bisa Gelar Shalat Idul Fitri
"Saya sudah sembilan tahun bekerja di ojek online, dan tahun ini benar-benar istimewa. Kami sudah berkumpul sejak pagi di Jalan Majapahit, setelah Shalat Id langsung ke sini demi bertemu Pak Prabowo," ujar Fitriyana.
Selain pengalaman bertemu langsung dengan Presiden, Fitriyana juga mengapresiasi kebijakan Bonus Hari Raya (BHR) bagi pengemudi ojol yang baru pertama kali diberikan di era kepemimpinan Prabowo.
"Alhamdulillah, saya menerima BHR dari Grab sebesar Rp850 ribu. Ini benar-benar berkah bagi saya dan anak-anak saya, bisa untuk membeli baju Lebaran. Terima kasih Pak Prabowo, baru tahun ini ada BHR seperti ini," kata Fitriyana dengan penuh syukur.
Seperti diketahui, pada 21 Maret lalu, Presiden Prabowo mengeluarkan kebijakan pemberian BHR bagi para pengemudi ojek online sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan mereka. Keputusan ini disambut baik oleh para pengemudi yang merasa semakin dihargai dalam profesinya. (antara)