Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Residivis Pencabulan Anak Nekat Gelapkan Motor Kerja, Dijual Demi Sabu

Residivis pencabulan anak yang nekat gelapkan motor kerja diamankan bersama barang bukti--Ist/Babel Pos

PANGKALPINANG, BELITONGEKSPRES.COM – Seorang residivis kasus pencabulan anak kembali berurusan dengan hukum setelah nekat menggelapkan motor operasional tempatnya bekerja.

Motor tersebut dijual untuk membeli narkoba jenis sabu, sebelum akhirnya pelaku berhasil ditangkap jajaran Satreskrim Polresta Pangkalpinang.

Pelaku diketahui bernama Dama Putra Rahardi (32), warga pendatang asal Kelurahan Bukit Jaya, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Ia merupakan residivis kasus persetubuhan anak di bawah umur pada tahun 2020.

BACA JUGA:Pengacara di Babel Jadi Tersangka, Andi Kusuma Melawan dan Siap Praperadilan

BACA JUGA:Santri Gagal Terbang Diproses Polda Babel, Klarifikasi Super Air Jet: No Show Gate

Penangkapan dilakukan oleh Unit Opsnal Tim Buser Naga Satreskrim Polresta Pangkalpinang pada Sabtu 4 April 2026 sekitar pukul 14.30 WIB di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ketapang.

Kepada Babel Pos (Grup Belitong Ekspres) Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Max Mariners, membenarkan pengungkapan kasus tersebut.

“Kami berhasil mengamankan pelaku yang memiliki catatan kriminal. Ia menggelapkan motor operasional dan menjualnya untuk membeli narkotika jenis sabu,” ujar Max, Minggu (5/4/2026).

Motor Operasional Dibawa Kabur dari Tempat Kerja

Kasus ini bermula dari laporan kehilangan yang dialami korban, Sutejo (43), pada Minggu 22 Maret 2026 sekitar pukul 19.00 WIB di Jalan Bukit Tani, Kelurahan Bukit Sari, Kecamatan Gerunggang.

BACA JUGA:Kasus KDRT! Suami Aniaya Istri Karena Tak Turuti Perintah

BACA JUGA:Fakta Baru Kasus Timah Ilegal Basel: Brankas Asui Berisi Angpao, Polisi Masih Buru Cukong

Pelaku yang bekerja sebagai karyawan di sebuah pabrik tahu diketahui menghilang bersama satu unit motor operasional milik perusahaan.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan