Prediksi BMKG Hingga 12 Maret 2026: Babel Waspada Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang
Ilustrasi Prediksi BMKG Hingga 12 Maret 2026: Babel Waspada Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang--(Antara)
Meski demikian, peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah. Di antaranya Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, Lampung, Bali, serta sejumlah wilayah di Kalimantan.
BACA JUGA:Mantan Ketua Bawaslu Bangka Divonis Bebas,Hakim Nilai Dakwaan Tak Terbukti
BACA JUGA:Polresta Pangkalpinang Ringkus 2 Jambret Residivis Asal Sumsel, Baru 2 Bulan Bebas
Potensi serupa juga diprakirakan terjadi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan.
Di kawasan timur Indonesia, hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, hingga wilayah Papua.
BMKG juga memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat masih perlu diwaspadai di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, dan DKI Jakarta.
Kondisi yang sama diprediksi terjadi di Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta sejumlah wilayah di Kalimantan dan Sulawesi.
BACA JUGA:Polda Babel Gerebek Gudang Timah Ilegal, Puluhan Balok Diamankan
BACA JUGA:Jejak Kasus Cukong Timah Bangka Barat, Agat Selalu Lolos dari Jeratan Hukum?
BMKG bahkan menetapkan peringatan dini siaga hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di beberapa wilayah, antara lain Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.
Masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, maupun pohon tumbang.
“BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG, baik melalui situs web, aplikasi InfoBMKG, maupun media sosial resmi BMKG,” ujar Hasalika. (Babel Pos)