Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

PP Tunas dan dan Menjalani Peran Sebagai Orang Tua

Ilustrasi. Orang tua mengawasi anaknya bermain di Taman Bendera Pusaka, Jakarta, Sabtu (28/3/2026)-Ahmad Naufal Oktavian/dr/tom-ANTARA FOTO

Untuk itu, diperlukan kelegaan hati orang tua agar masuk ke dalam gelembung jiwa anak, bukan sebaliknya, anak yang dipaksa masuk ke dalam jiwa orang tua.

Tidak sedikit orang tua yang kurang memahami jiwa anak justru sering terjebak dalam sikap memaksa anak untuk mengikuti jiwa orang tuanya. Anak justru dipaksa untuk dewasa secara prematur sebelum waktunya.

Tingkat pendidikan dan pengetahuan mengenai pola pengasuhan yang tidak sama membuka ruang bagi sesama orang tua untuk saling peduli, terutama di lingkungan terdekat. Para orang tua bisa saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam menunjukkan kehadiran dan kepedulian pada tumbuh kembang anak.

Pemahaman ini akan lebih maksimal jika semua lini pemerintahan di berbagai tingkatan, seperti desa atau kelurahan, rukun warga (RW) dan rukun tetangga (RT), menunjukkan kepedulian dengan mengajak para orang tua di wilayahnya untuk betul-betul hadir dalam kehidupan anak di rumah.

Sosialisasi mengenai pengingatan komitmen sebagai orang tua ini bisa dilakukan dalam pertemuan-pertemuan di tingkat desa atau kelurahan, atau ibu-ibu pengajian dan arisan, serta kaum bapak yang biasa berkumpul dalam kegiatan keagamaan pada malam tertentu di tingkat RT atau RW.

Dengan demikian, maka PP Tunas ini akan berjalan optimal dengan dukungan semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, lebih-lebih kalangan orang tua yang berhadapan langsung dengan kehidupan anak. (antara)

Oleh: Masuki M. Astro

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan