Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Survei: 22,7 Persen Responden Nilai Program MBG Prabowo-Gibran Paling Bermanfaat

Peneliti Utama Poltracking Indonesia Masduri Amrawi di Kantor B-Universe, PIK 2, Tangerang, Senin (20/10/2025)-Akmalal Hamdhi-Beritasatu.com

BELITONGEKSPRES.COM - Survei terbaru Poltracking Indonesia menempatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai inisiatif paling bermanfaat dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sebanyak 22,7 persen responden menilai program tersebut memiliki dampak langsung dan nyata bagi masyarakat dibandingkan program prioritas lain.

Peneliti utama Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi, menyebut hasil ini menunjukkan kepercayaan publik yang tinggi terhadap kebijakan MBG. “Dengan semua catatan sejauh ini, program makan bergizi gratis ini sangat layak dilanjutkan karena mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat,” ujarnya di Jakarta, Senin 20 Oktober.

Masduri mengakui masih ada sejumlah kendala teknis dalam pelaksanaan, termasuk insiden keracunan makanan di beberapa daerah. Namun, menurutnya, hal itu tidak mengurangi nilai program secara keseluruhan. 

“Tugas pemerintah sekarang adalah memperbaiki tata kelola dan pengawasan agar pelaksanaannya makin baik. Secara umum, masyarakat melihat manfaatnya jauh lebih besar,” katanya.

BACA JUGA:BGN Hapus 1.414 Usulan SPPG Tak Berkembang, Buka Peluang Mitra Serius Dukung MBG

BACA JUGA:Daerah 3T Jadi Prioritas Program MBG Pemerintahan Prabowo-Gibran

Survei Poltracking dilakukan pada 3–10 Oktober 2025 dengan melibatkan 1.220 responden dari seluruh provinsi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah wawancara tatap muka (face-to-face interview) dengan margin of error ±2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Selain MBG, program Bantuan Subsidi Upah (BSU) berada di posisi kedua sebagai program paling dirasakan manfaatnya dengan 13,6 persen dukungan responden. Diikuti Kartu Indonesia Sehat (KIS) dengan 11,3 persen, dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) sebesar 9,7 persen.

Hasil ini menegaskan bahwa kebijakan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, terutama di bidang pangan, masih menjadi prioritas utama dalam persepsi publik. 

Program makan bergizi gratis dinilai berhasil memperkuat fondasi ketahanan sosial sekaligus mendorong pemerataan gizi di seluruh daerah. (beritasatu)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan