Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Kebakaran Hutan Jadi Penyumbang Besar Polusi Udara Global, WMO Ingatkan Risiko Serius

Anggota pemadam kebakaran bertugas saat api membakar lahan di utara Santa Clarita, California, AS, Rabu (22/1/2025)--(ANTARA FOTO/REUTERS/Ringo Chiu/foc)

BELITONGEKSPRES.COM – Kebakaran hutan yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim kini menjadi salah satu penyumbang terbesar polusi udara dunia.

Laporan terbaru Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) menegaskan bahwa bencana iklim ini menambah ancaman terhadap kesehatan manusia, ekosistem, hingga perekonomian global.

Dalam laporan yang dirilis Jumat (5/9/2025) dan dikutip dari Reuters, WMO menyebut polusi udara ambien telah menyebabkan sekitar 4,5 juta kematian dini setiap tahun.

Kondisi ini diperburuk oleh kebakaran hutan di berbagai belahan dunia, termasuk lembah Amazon, Kanada, Siberia, hingga Afrika Tengah yang menjadi titik panas polusi udara sepanjang 2024.

BACA JUGA:Ketua Yayasan Klenteng Kelapa Kampit Ajak Jaga Tradisi Sembahyang Rebut Sebagai Simbol Kerukunan

Pemanasan Global Perburuk Kebakaran Hutan

WMO menegaskan bahwa pemanasan global, yang sebagian besar dipicu oleh emisi bahan bakar fosil, mengubah pola cuaca dan meningkatkan intensitas kebakaran hutan.

Kebakaran tersebut menghasilkan partikel berbahaya yang mencemari udara, sebanding dengan emisi dari pembakaran batu bara, minyak, gas, kayu, serta aktivitas transportasi dan pertanian.

“Kebakaran hutan merupakan penyumbang besar polusi partikel. Masalah ini akan semakin meningkat seiring pemanasan iklim yang menimbulkan risiko besar bagi infrastruktur, ekosistem, dan kesehatan manusia,” bunyi pernyataan resmi WMO.

Kualitas Udara dan Iklim Tak Bisa Dipisahkan

Wakil Sekretaris Jenderal WMO, Ko Barrett, menegaskan perlunya penanganan simultan antara krisis iklim dan penurunan kualitas udara.

BACA JUGA:Penelitian Ungkap Cara Baru Atasi Sindrom Patah Hati

“Perubahan iklim dan kualitas udara tidak dapat ditangani secara terpisah. Keduanya harus ditangani bersama untuk melindungi planet kita, komunitas kita, dan perekonomian kita,” kata Barrett.

Dampak Kebakaran Hutan di Eropa

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan