Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Bupati Beltim Respon Cepat Kasus Bullying, Sekolah dan Orang Tua Diminta Introspeksi

Bupati Beltim Respon Cepat Kasus Bullying, Sekolah dan Orang Tua Diminta Introspeksi-Muchlis Ilham/BE-

MANGGAR, BELITONGEKSPRES.COM – Kasus perundungan yang menimpa seorang siswi SMP berusia 15 tahun di Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menjadi sorotan publik setelah video aksi kekerasan itu viral di media sosial.

Tak tinggal diam, Bupati Beltim Kamarudin Muten langsung bergerak cepat merespons kasus bullying yang mencoreng dunia pendidikan dengan mendatangi rumah korban pada Selasa (2/9/2025).

Ia turun langsung melihat kondisi korban berinisial L ditemani jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dinas Pendidikan Beltim, serta sejumlah pejabat terkait.

Dalam kunjungan itu, Bupati tidak hanya hadir untuk memberi dukungan moral, tetapi juga membawa bantuan berupa perlengkapan sekolah, sembako, dan kebutuhan pokok lain bagi keluarga korban.

BACA JUGA:Pemkab Beltim Gerak Cepat Tangani Kasus Perundungan, Bupati: Jangan Ada Lagi Korban Diam!

BACA JUGA:Pelajar SMP Jadi Korban Kasus Perundungan, Bupati Beltim Langsung Turun Tangan

“Korban harus mendapatkan keadilan. Kita tidak boleh anggap enteng kasus perundungan. Ini bukan sekadar insiden biasa, tapi cermin dari kondisi pendidikan karakter kita hari ini,” tegas Kamarudin di hadapan keluarga korban.

Kepala Sekolah Dipanggil untuk Evaluasi

Menindaklanjuti kasus tersebut, Bupati Kamarudin menginstruksikan Dinas Pendidikan Beltim untuk memanggil seluruh kepala sekolah yang siswanya terlibat, baik korban, pelaku, maupun saksi. Langkah ini diambil agar evaluasi menyeluruh bisa dilakukan dan solusi konkret dapat ditemukan.

“Saya sudah minta pihak Dinas Pendidikan Beltim untuk memanggil semua kepala sekolah yang terkait. Besok mereka harus hadir. Kita akan evaluasi bersama dan cari solusi. Semua pihak harus bertanggung jawab, bukan saling menyalahkan,” ujarnya menegaskan.

Menurutnya, kebijakan tersebut penting untuk memastikan kasus perundungan ditangani secara adil dan transparan, sekaligus menjadi pelajaran bagi sekolah-sekolah di Beltim agar lebih serius dalam membina karakter siswa.

BACA JUGA:Pemkab Beltim Gelar Doa Bersama di Kolong Minyak, Teguhkan Persatuan Umat

BACA JUGA:Beasiswa Atlet Berprestasi Beltim 2025 Minim Peminat, Dari 20 Kuota Hanya 11 yang Daftar

Sekolah dan Orang Tua Diminta Introspeksi

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan