Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Roblox Perketat Aturan Akses Gim Demi Lindungi Pengguna Anak

Ilustrasi game roblox--google play

BELITONGEKSPRES.COM - Roblox resmi mengumumkan perubahan besar dalam kebijakan platformnya setelah menghadapi sejumlah gugatan hukum yang menuding perusahaan gagal melindungi pengguna di bawah umur. 

Dilansir dari Engadget pada Minggu, Roblox membatasi akses ke semua “unrated experiences”, atau gim buatan pengguna yang belum dikategorikan, hanya bagi pengembang dan mitra resmi. Aturan baru ini menggantikan kebijakan lama yang memperbolehkan pengguna berusia 13 tahun ke atas untuk mengakses konten serupa.

Selain itu, Roblox memperketat aturan pada pengalaman bertema sosial yang menyerupai ruang pribadi seperti kamar tidur dan kamar mandi. 

Konten semacam ini kini hanya bisa diakses pengguna berusia minimal 17 tahun yang telah melakukan verifikasi identitas. Hal serupa juga berlaku untuk gim dengan latar tempat dewasa, seperti bar dan klub.

BACA JUGA:Menkomdigi Temui Pengembang Game Roblox, Minta Pembenahan Sistem Agar Sesuai Aturan Perlindungan Anak

BACA JUGA:KPAI Desak Pemerintah Blokir Gim Online yang Mengandung Unsur Kekerasan, Roblox & Free Fire Termasuk

Perusahaan juga menghadirkan sistem deteksi otomatis untuk mengidentifikasi “violative scenes” atau aktivitas pengguna yang melanggar aturan. 

Jika sebuah server mencatat banyak pelanggaran, server tersebut akan ditutup secara otomatis dan hanya dapat dibuka kembali setelah pengelola bekerja sama dengan tim Roblox untuk memperbaiki konten bermasalah.

Kebijakan baru ini lahir menyusul gugatan dari berbagai pihak, termasuk Jaksa Agung Louisiana, yang menuduh Roblox tidak mampu menciptakan lingkungan aman bagi pengguna muda. 

Menanggapi tudingan tersebut, Roblox menegaskan bahwa mereka terus memperkuat moderasi dan berkomitmen memblokir segala bentuk perilaku eksploitatif.

“Setiap tuduhan bahwa Roblox sengaja menempatkan pengguna dalam risiko eksploitasi tidak benar. Tidak ada sistem yang sepenuhnya sempurna, dan pelaku buruk selalu berusaha mencari cara untuk menghindari deteksi, bahkan dengan membawa pengguna ke platform lain yang memiliki standar keamanan berbeda,” tegas pihak Roblox. (ant)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan