Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Tambang Timah Ilegal Rusak Mangrove Juru Seberang, Oknum Aparat Belitung Diduga Terlibat

Aktivitas penambangan timah ilegal di kawasan hutan mangrove perairan Desa Juru Seberang, Kecamatan Tanjungpandan, Belitung--(Ist/Tangkapan Layar Video)

TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.CO.ID – Aktivitas tambang timah ilegal di perairan Desa Juru Seberang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, kian meresahkan.

Tak hanya merusak ekosistem laut, kawasan hutan mangrove di wilayah tersebut kini turut menjadi sasaran pengerusakan oleh para penambang liar. Lebih mengejutkan, dugaan keterlibatan oknum aparat di Belitung dalam praktik tambang ilegal ini pun mencuat.

Berdasarkan rekaman video berdurasi 6 detik yang beredar, terlihat jelas aktivitas penambangan timah jenis suntik dilakukan secara terang-terangan di kawasan mangrove Juru Seberang.

Bahkan, dalam rekaman video tersebut, tampak sejumlah orang yang diduga kuat merupakan oknum aparat aktif turut berada di lokasi tambang.

BACA JUGA:Terobosan Hukum Mantan Kajati Babel di Balik Eksekusi Bos Timah

BACA JUGA:Mantan Cukong Timah Dieksekusi Kejati Babel, Usai Sempat Kabur ke Jakarta

"Itu kita ambil fotonya secara diam-diam. Lokasinya jelas di kawasan mangrove Desa Juru Seberang," ujar seorang sumber berinisial AN kepada Belitong Ekspres, Minggu (3/8/2025).

Menurut AN, aktivitas perusakan hutan mangrove tersebut sudah berlangsung dalam beberapa hari terakhir. Ironisnya, belum lama ini jajaran Polres Belitung baru saja melakukan razia di kawasan tersebut.

Namun penambangan timah ilegal kembali marak, kali ini diduga dengan sokongan dari oknum aparat yang bertugas di wilayah Kecamatan Tanjungpandan.

"Oknum aparat itu tidak hanya membekingi, tapi juga ikut bermain. Ada yang membuka tambang sendiri, meski mereka tak turun langsung. Biasanya mereka menyuruh anak buahnya yang bekerja di lapangan," ujarnya.

BACA JUGA:Tambang Timah Ilegal di Juru Seberang Kembali Beroperasi Meski Baru Dirazia Polisi

BACA JUGA:Penyelundupan 50 Ton Timah Rp10 Miliar dari Belitung ke Bangka Terbongkar, Disamarkan Jadi Sagu

AN menyebut, jumlah aparat yang terlibat tidak sedikit. Keberadaan mereka di lokasi tambang cukup rutin, bahkan terkesan bebas tanpa hambatan.

Hal ini memperparah kerusakan lingkungan dan semakin mempersempit ruang hidup masyarakat yang menggantungkan hidup dari kawasan pesisir tersebut.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan