Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Cuaca Panas Ekstrem di Arab Saudi, PPIH Imbau Jamaah Haji Batasi Aktivitas Fisik

Jamaah calon haji menggunakan payung saat berjalan di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Selasa (27/5/2025)-Andika Wahyu/foc/am-ANTARA FOTO

BELITONGEKSPRES.COM - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengimbau seluruh jamaah haji Indonesia untuk membatasi aktivitas ibadah sunnah yang berisiko menguras fisik, mengingat cuaca ekstrem yang kini melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi.

Ketua PPIH Arab Saudi, Muchlis M. Hanafi, menyampaikan bahwa suhu tinggi yang mencapai puncaknya selama pelaksanaan ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), telah memicu peningkatan kasus gangguan kesehatan di kalangan jamaah.

"Batasi aktivitas ibadah sunnah yang berat secara fisik, dan gantilah dengan amalan ringan berpahala besar seperti dzikir, tilawah Al-Qur'an, dan sedekah," ujar Muchlis saat memberikan keterangan di Makkah, Minggu 15 Juni.

Kasus Kesehatan Meningkat Pasca Puncak Haji

BACA JUGA:Prabowo Bertolak ke Rusia Temui Vladimir Putin, Bahas Apa?

BACA JUGA:Kemenkomdigi Imbau Industri Media Tidak Langsung PHK, Prioritaskan Upskilling Karyawan

PPIH mencatat lonjakan keluhan kesehatan yang didominasi oleh kelelahan fisik, dehidrasi, serta eksaserbasi penyakit bawaan seperti gangguan jantung, pernapasan, dan diabetes. Kondisi ini diperparah oleh suhu udara yang terus meningkat di kawasan Armuzna, salah satu lokasi sentral pelaksanaan ibadah haji.

"Khususnya jamaah lanjut usia dan yang memiliki komorbid, kami minta agar benar-benar menjaga diri. Cuaca ekstrem dapat menjadi pemicu gangguan serius jika tidak diantisipasi dengan baik," tambah Muchlis.

Tips Menjaga Kesehatan di Tengah Suhu Tinggi

Untuk menjaga kebugaran, PPIH mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting:

  • Istirahat cukup, hindari aktivitas berat di luar ruangan.
  • Perbanyak minum air putih, jangan tunggu sampai haus.
  • Konsumsi makanan sesuai jadwal dan bergizi seimbang.
  • Gunakan pelindung diri seperti payung, topi, dan masker saat ke luar hotel.

Selain itu, jamaah diminta untuk tidak menunda pengobatan dan segera menghubungi Tim Kesehatan Haji (TKH) jika mengalami gejala seperti kelelahan ekstrem, batuk, pilek, mual, atau penurunan nafsu makan.

BACA JUGA:Kasus Ijazah Jokowi Kembali Diungkit, Kuasa Hukum: Ada Upaya Kriminalisasi

BACA JUGA:SPMB 2025 Wajib Transparan, Sekolah Harus Umumkan Hasil Seleksi

Persiapan Kepulangan dan Peran Ketua Kloter

Muchlis juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik menjelang jadwal pemulangan ke Tanah Air. Ia mengingatkan bahwa jamaah dengan kondisi sakit berat bisa tertunda proses kepulangannya.

Untuk itu, ia mengajak ketua kloter, ketua regu, ketua rombongan, serta pembimbing dari KBIHU untuk terus aktif menyampaikan pesan-pesan kesehatan dan himbauan PPIH kepada seluruh jamaah di kelompoknya.

"Kami berharap seluruh jamaah dapat pulang ke Indonesia dalam kondisi sehat, selamat, dan penuh keberkahan. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita semua,” tutup Muchlis.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan