Timnas U-17 Akan Rotasi Pemain dan Uji Formasi Baru Hadapi Afghanistan
Pemain Timnas Indonesia U-17 merayakan gol ke gawang Yaman U-17 dalam pertandingan Piala Asia U-17 2025 di Prince Abdullah Al Faisal Stadium, Jeddah, Arab Saudi, Senin (7/4/2025) malam--X/@TimnasIndonesia
BELITONGEKSPRES.COM - Setelah memastikan tiket ke perempat final Piala Asia U-17 2025 sekaligus lolos ke Piala Dunia U-17 di Qatar, pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, mengambil pendekatan berbeda untuk laga terakhir grup C melawan Afghanistan.
Pertandingan ini akan digelar di Stadion Pangeran Abdullah Al Faisal, Jeddah, Arab Saudi, pada Kamis 10 April waktu setempat atau Jumat dini hari WIB.
Namun bukan kemenangan yang menjadi prioritas utama. Dengan posisi puncak grup yang sudah aman, Nova memanfaatkan momentum ini untuk fokus pada pembinaan dan distribusi pengalaman bertanding bagi seluruh anggota skuad.
“Pertandingan nanti menjadi kesempatan emas untuk memberi jam terbang kepada pemain-pemain yang belum turun di dua laga sebelumnya. Ini bagian dari proses pengembangan tim secara keseluruhan,” kata Nova pada Selasa, 8 April.
BACA JUGA:Megawati Hangestri Cabut dari Red Sparks Musim Depan, Ini Alasannya!
BACA JUGA:Perempat Final Liga Champions: Real Madrid Dibungkam Arsenal 3-0 di Emirates Stadium
Strategi ini mencerminkan visi jangka panjang Timnas U-17 di bawah arahannya yakni membangun tim yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga merata secara kualitas dan pengalaman. Nova juga mengisyaratkan perubahan taktik agar para pemain bisa beradaptasi dengan berbagai skenario pertandingan.
Dengan enam poin sempurna dari dua laga, termasuk kemenangan impresif 4-1 atas Yaman, Garuda Muda tampil meyakinkan dan konsisten. Capaian ini bukan hanya menegaskan dominasi Indonesia di fase grup, tetapi juga menandai tonggak penting menuju pentas dunia.
Nova Arianto menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini, sembari memberikan apresiasi kepada seluruh tim. “Saya bangga dengan kerja keras anak-anak. Mereka menunjukkan determinasi tinggi di setiap pertandingan. Ini buah dari proses panjang yang mereka jalani,” ujarnya.
Tak lupa, ia pun mengucapkan terima kasih kepada PSSI atas dukungan penuh terhadap perjalanan tim. “Kelolosan ke Piala Dunia adalah hasil kerja kolektif, dan dukungan PSSI sangat menentukan. Ini menjadi kado terbaik untuk semua pihak yang terlibat,” tambahnya.
Keberhasilan ini juga menjadi refleksi dari pendekatan pelatih terhadap aspek mental, fisik, dan pemahaman taktik para pemain muda. Nova berharap tren positif ini terus berlanjut hingga puncak turnamen, dan bahkan lebih jauh lagi ke masa depan sepak bola nasional. (beritasatu)