Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Menghadirkan Ayah di Ruang Pendidikan: Ikhtiar Kecil untuk Masa Depan Indonesia

Jamilah Rachmaningsih, S.Pd M.Si - Guru SMA Negeri 1 Manggar--

BACA JUGA:Memerangi Krisis Karakter: Solusi Pendidikan Masa Kini

Dari pola komunikasi satu arah menjadi komunikasi dua arah. Dari pola otoriter menjadi partisipatif. Gerakan ini dapat menghubungkan sekolah, keluarga, dan daerah dalam semangat gotong royong demi kepentingan terbaik anak.

Jika gerakan ini dijalankan secara berkelanjutan, dampaknya bisa melampaui ruang kelas. Ia akan membangun cara pandang baru tentang keluarga. Ia akan menumbuhkan kesadaran baru tentang peran ayah. Ia akan menanam nilai emosional yang akan terus hidup dalam memori anak hingga dewasa.

Penutup: Rapor untuk Semua

Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah memang terlihat kecil. Namun perubahan besar sering berawal dari langkah kecil yang dilakukan dengan kesungguhan. Ketika ayah mulai melibatkan diri dalam pendidikan anak, kita sedang menanam harapan. Kita sedang memperbaiki hubungan dalam keluarga.

Kita sedang merawat masa depan generasi muda Indonesia. Karena sejatinya, rapor bukan hanya milik anak. Rapor adalah cermin bagi orang tua. Sejauh mana kita hadir. Sejauh mana kita peduli. Sejauh mana kita mengambil bagian dalam proses tumbuh kembang anak.

Akhirnya, apresiasi yang tulus patut diberikan kepada para ayah yang hadir mengambil rapor di sekolah. Juga kepada para ibu, terutama ibu hebat yang menjadi single fighter. Kehadiran mereka menjadi fondasi bagi anak-anak untuk tumbuh dengan rasa aman dan dicintai.

Semoga gerakan ini terus berlanjut. Semoga semakin banyak ayah hadir di ruang pendidikan. Untuk anak-anak kita. Untuk keluarga kita. Untuk Indonesia yang lebih kuat di masa depan.

*) Jamilah Rachmaningsih, S.Pd M.Si - Guru SMA Negeri 1 Manggar

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan