Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

3 Nama Besar di Balik Dunia Debt Collector Indonesia: Siapa Paling Ditakuti?

Ilustrasi: 3 Nama Besar di Balik Dunia Debt Collector Indonesia, Siapa Paling Ditakuti?--(freepik)

BACA JUGA:Wajib Tahu! Ini Syarat dan Aturan Debt Collector Pinjol Tagih Utang ke Kantor

Nasib Kini: Antara Jeruji dan Jalan Tobat

Kini, nasib ketiga tokoh ini berbeda. John Kei kembali mendekam di balik jeruji akibat kasus penyerangan terhadap saudaranya di Tangerang pada 2020. Ia dijatuhi hukuman penjara, menambah panjang daftar kasus hukum yang pernah menjeratnya.

Sementara itu, Hercules sudah "bertobat" dan beralih menjadi pengusaha biasa. Ia terlihat lebih banyak muncul dalam kegiatan sosial dan keagamaan, meski jejak masa lalunya tak mudah dihapus dari ingatan publik.

Basri Sangaji telah tiada, namun namanya masih sering disebut dalam cerita-cerita jalanan. Warisan kekuasaan dan sistem yang ia bangun tetap hidup dalam struktur tidak formal yang masih beroperasi hingga kini.

Mereka Boleh Tumbang, Sistemnya Tetap Bertahan

Meski tokoh-tokoh utamanya sudah tiada atau tersingkir, sistem yang dibangun oleh ketiga raja debt collector ini masih tetap eksis.

BACA JUGA:Hati-Hati! Ini Dampak Psikologis Akibat Teror Debt Collector Pinjol Ilegal

Profesi penagih utang masih sangat identik dengan jaringan dari Indonesia Timur, dan pola-pola penagihan ala preman jalanan masih sering terlihat, terutama dalam kasus pinjol ilegal.

Masyarakat kini dituntut lebih cerdas dalam memilih sumber pinjaman dan memahami hak-hak konsumen agar tidak menjadi korban dalam lingkaran gelap penagihan utang. Di sisi lain, regulasi terhadap perusahaan jasa penagihan utang juga semakin ketat, agar praktik intimidatif bisa ditekan.

Namun satu hal yang tak bisa disangkal: legenda John Kei, Hercules, dan Basri Sangaji akan terus hidup sebagai bayangan kelam dalam sejarah dunia penagihan utang Indonesia.***

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan