Stok Beras Melimpah, Bulog Minta Masyarakat Tak Khawatir Soal Pasokan Pangan
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani saat meninjau gudang Bulog di Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Sabtu, 4 April 2026-Muhammad Miftakul Falakh-Beritasatu.com
BELITONGEKSPRES.COM - Perum Bulog memastikan ketersediaan beras nasional dalam kondisi aman dan melimpah. Hingga awal April 2026, stok beras tercatat mencapai 4,4 juta ton, dan masyarakat diminta tidak khawatir terhadap pasokan pangan.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan, jumlah tersebut menjadi salah satu capaian tertinggi dalam pengelolaan cadangan beras nasional.
“Dengan estimasi tersebut, stok bisa mencukupi kebutuhan sampai Desember,” kata Ahmad Rizal saat meninjau gudang Bulog di Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Sabtu 4 April.
Ia menjelaskan, stok beras masih berpotensi bertambah karena saat ini Indonesia tengah memasuki masa panen. Bulog terus melakukan penyerapan gabah dari petani untuk memperkuat cadangan pangan.
Dengan tren tersebut, Ahmad Rizal memperkirakan total stok beras nasional dapat mencapai 6 juta ton hingga akhir 2026.
BACA JUGA:Lampaui Target, Stok Beras Bulog Tembus 4,4 Juta Ton Awal April 2026
BACA JUGA:Jaga Harga Beras, Bulog Targetkan Penyaluran 828 Ribu Ton SPHP di 2026
Menurutnya, kondisi ini mencerminkan produksi pangan yang baik dan menjadi sinyal positif bagi upaya mencapai swasembada pangan.
Ia juga mengungkapkan sejumlah faktor yang mendorong peningkatan produksi, antara lain harga pupuk yang lebih terjangkau, harga gabah yang menguntungkan petani, serta dukungan alat dan mesin pertanian.
“Kondisi ini membuat petani lebih bergairah sehingga produksi meningkat,” ujarnya.
Selain beras, produksi komoditas lain seperti jagung juga menunjukkan tren peningkatan yang turut memperkuat ketahanan pangan nasional.
Dalam kunjungan tersebut, terlihat stok beras di gudang Bulog wilayah Geneng dalam kondisi melimpah, mencerminkan kuatnya pasokan di tingkat distribusi. (antara)