Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

BB Kasus 17 Ton Timah Belitung Diduga Diganti, Ini Respon Kapolres

Salah satu truk pengangkut 17 ton timah yang diamankan di Polres Belitung-(Dok/BE)-

Lebih lanjut, Y menuding adanya keterlibatan mantan petinggi Polres Belitung berinisial FM dalam dugaan penukaran barang bukti.

Ia mengaku menyerahkan uang Rp150 juta kepada FM, yang sebelumnya diperoleh dari AK. Selain itu, Y juga menyebut adanya aliran dana sebesar Rp70 juta untuk seorang anggota polisi lainnya.

BACA JUGA:AMPB Beltim Tolak Tambang Laut Olivier, Desak Polisi Tindak Tegas Tambang Timah Ilegal

“Uang itu dari AK, lalu saya serahkan ke FM Rp150 juta. Ada juga Rp70 juta untuk anggota,” beber Y.

Keterangan Y ini sejalan dengan informasi dari sumber lain. Seorang saksi yang enggan disebutkan namanya menuturkan, sebelum penukaran barang bukti dilakukan, telah terjadi transaksi down payment (DP) antara Y, D, dan oknum perwira polisi.

“Bahkan sebelum timah ditukar, Y dan A selaku pemilik barang sudah sering melayani kebutuhan oknum polisi, mulai dari akomodasi ke Jakarta, hotel, tiket pesawat pulang-pergi, sampai fasilitas lainnya,” kata sumber yang dihubungi Selasa malam (2/9/2025).

Ia menambahkan, dirinya tidak melihat langsung proses penukaran, namun mengetahui kronologinya dari para kolektor timah yang terlibat.

BACA JUGA:Kasus Perintangan Tipikor Timah Babel: Jaksa Disudutkan, Sidang Masih Dinanti

“Saya tidak lihat langsung saat timah keluar dari gudang Polres, tapi saya ikut mengawal perjalanan dari Tanjungpandan menuju Belitung Timur,” ungkapnya.

Setelah barang bukti ditukar dengan bongkai, timah itu disebut langsung dibawa ke rumah D di Kabupaten Belitung Timur.

“Awalnya yang mau dikeluarkan 5 ton, tapi yang terealisasi cuma 3 ton. Itu gawat betul, sampai petinggi polres berani main begitu,” tegas sumber tersebut.

Kapolres Belitung Beri Respon Singkat

Kasus ini belum mendapat tanggapan resmi dari Kapolda Bangka Belitung (Babel), Irjen Pol Hendro Pandowo. Nomor teleponnya saat dihubungi wartawan belum memberikan jawaban.

BACA JUGA:Menanti Babak Baru Kasus Timah Corporate, Siapa Lagi yang Jadi Tersangka?

Sementara itu, Kapolres Belitung, AKBP Sarwo Edi Wibowo, saat dikonfirmasi terkait isu penggantian barang bukti 17 ton timah tersebut enggan berkomentar banyak. “Nanti saya cek,” singkat AKBP Sarwo Edi melalui pesan WhatsApp, Selasa (2/9/2025).

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan