Diduga Jadi Otak Tambang Ilegal Sijuk, Oknum Aparat Disebut Punya Meja Goyang
Tim Gabungan TNI/Polri saat razia tambang timah ilegal di perairan Pantai Merong, Sungai Padang, Kecamatan Sijuk, Belitung, Rabu (2/7/2025)-Istimewa-
BACA JUGA:Polda Diminta Transparan Usut 4,95 Ton Timah Ilegal, Mustahil Hanya 1 Tersangka
Penambang Serbu Perairan Sijuk
Dilansir berita sebelumnya, aktivitas tambang timah ilegal di Perairan Laut Mengkeling, Kecamatan Sijuk, juga dilaporkan semakin merajalela. Bahkan berani posting di media sosial.
Meskipun sudah beberapa kali ditertibkan, jumlah ponton penambangan justru bertambah hingga mencapai ratusan unit. Kondisi ini sangat meresahkan nelayan yang mengandalkan hasil laut untuk mata pencaharian mereka.
"Kami semakin susah cari ikan. Lautnya tercemar. Tambangnya malah makin banyak, bahkan mereka berani pamer hasil di media sosial," kata NM, seorang saksi mata, Minggu (20/7/2025).
NM mengungkapkan bahwa sejumlah oknum aparat diduga turut terlibat langsung dalam aktivitas tersebut. Bahkan, menurutnya, mereka berada di lokasi tambang dan turut mengatur jalannya aktivitas ilegal tersebut.
BACA JUGA:Potret Ironi Kemiskinan Warga Belitung di Balik Suburnya Tambang Timah Ilegal & Mafia BBM
Ia menambahkan, warga enggan mengambil dokumentasi karena khawatir akan adanya aksi intimidasi. "Saya tidak berani ambil foto. Bisa marah massa, seperti kejadian di Beltim," ujarnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat lainnya yang berinisial S membenarkan bahwa praktik tambang ilegal di Perairan Mengkeling masih berlangsung meskipun sempat ada razia.
"Mereka nambang malam hari. Pagi sudah tidak ada aktivitas. Sepertinya mereka sudah dapat informasi duluan kalau mau ada razia," katanya.
S meyakini bahwa setiap operasi penertiban kemungkinan besar sudah bocor karena adanya koordinasi oknum aparat yang terlibat. "Itulah sebabnya mereka selalu lolos dari penertiban," ujarnya.
BACA JUGA:Ratusan Ponton Timah Ilegal Kembali Serbu Perairan Sijuk, Nelayan Geram Minta Tindakan Tegas!
Camat Sijuk, Sastra Yuni Ardi, turut membenarkan adanya laporan masyarakat terkait masih aktifnya penambang ilegal di Perairan Mengkeling. Ia menyebut, para penambang diduga beroperasi pada malam hari.
"Kita juga sudah lakukan penertiban bersama Kodim 0414 Belitung dan Polsek Sijuk. Tapi memang aktivitas ini seperti sudah diprediksi akan kembali muncul," kata Sastra, Senin (21/7/2025).
Meski berbagai upaya telah dilakukan, aktivitas penambangan ilegal belum sepenuhnya terhenti. Hingga berita ini ditayangkan, Kapolsek Sijuk Iptu Yuharnes belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi melalui telepon belum mendapat respons.***