Penambangan Timah Ilegal Rusak Laut Juru Seberang, Oknum Aparat Diduga Jadi Bekingan
Aktivitas penambangan timah ilegal di kawasan Juru Seberang, Kecamatan Tanjungpandan, Belitung--(Ist/Facebook)
BACA JUGA:Polres Belitung Bubarkan Tambang Laut Ilegal di Sijuk, Diduga Dibekingi Oknum Aparat
Berbeda dengan sikap diam pihak desa, Humas Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Belantu Mendanau, Agustiar, angkat bicara soal persoalan ini. Ia mengaku pihaknya sudah berulang kali melakukan upaya penertiban dan sosialisasi.
"Kami sudah sering menghimbau, bahkan menertibkan. Tapi mereka bandel. Hari ini ditertibkan, besok nambang lagi. Begitu terus," terang Agustiar, yang akrab disapa Yoyon Sitompul.
Menurutnya, permasalahan tambang ilegal di Juru Seberang sudah berlangsung bertahun-tahun dan belum juga menemukan solusi konkret.
"Selama lebih dari dua tahun saya bertugas di kehutanan, persoalan Juru Seberang ini belum pernah selesai. Selalu muncul lagi," ungkap Yoyon.
BACA JUGA:Polres Belitung Tegas! Tambang Ilegal di Sijuk Sudah Ditertibkan, Kini Diawasi Ketat
Ia juga tak menampik adanya dugaan keterlibatan oknum aparat yang menjadi bekingan tambang ilegal tersebut.
Dugaan ini memperkuat alasan kenapa aktivitas tambang tetap berlangsung meskipun sudah berulang kali ditertibkan.
"Ada indikasi memang, tapi kita tetap akan koordinasi dengan instansi terkait. Ini harus ditangani secara serius dan terpadu," tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, aktivitas tambang timah ilegal masih terus berjalan di Juru Seberang. Sementara nelayan dan warga pesisir hanya bisa berharap ada tindakan nyata yang bukan hanya sekadar formalitas, melainkan benar-benar berpihak pada lingkungan dan kelangsungan hidup masyarakat lokal.***