3 Jurnalis Alami Kekerasan Fisik Saat Meliput di Gudang PT PMM Bangka
Wartawan yang mengalami intimidasi hingga kekerasan fisik saat melapor secara resmi ke SPKT Polda Babel, Sabtu (7/3/2026)-Istimewa-
Ketegangan mulai terjadi ketika sebuah truk hendak memasuki area gudang.
Dedy Wahyudi kemudian mengambil gambar kendaraan tersebut untuk keperluan peliputan. Namun sopir truk diduga tidak menyukai tindakan tersebut.
Sopir truk disebut turun dari kendaraan dan meminta Dedy menghapus foto yang telah diambil.
“Setelah foto dihapus, truk itu kemudian masuk ke dalam gudang PT PMM,” kata Wahyu.
Jurnalis Diduga Dipukul
Situasi sempat mereda hingga beberapa saat kemudian sebuah mobil minibus Toyota berwarna silver datang ke lokasi.
BACA JUGA:Wartawan Tidak Bisa Dipidana?
BACA JUGA:Bupati Beltim Ajak LSM dan Wartawan Bersinergi Dukung Pembangunan Daerah
Dua satpam yang sebelumnya berbincang dengan para wartawan menghampiri mobil tersebut.
Salah seorang yang keluar dari kendaraan sempat menunjukkan tanda pengenal sebelum masuk ke area gudang bersama petugas keamanan.
Para wartawan diminta menunggu di luar. Tak lama kemudian, truk yang sebelumnya masuk ke dalam gudang terlihat keluar dari lokasi.
Saat kendaraan tersebut melintas, Dedy kembali mengambil gambar. Sopir truk yang melihat aksi itu diduga langsung turun dan memukul Dedy di bagian wajah.
“Dia memukul Dedy dan sempat mengancam, bilang tunggulah kamu di sini, saya panggil teman-teman,” ujar Wahyu.
BACA JUGA:Menteri PKP Alokasikan 5.000 Kuota Rumah Subsidi FLPP untuk Wartawan 2026
BACA JUGA:Kajari Beltim Gelar Coffee Morning Perkuat Sinergi dengan Wartawan