Stok LPG dan BBM di Babel Dipastikan Aman Selama Libur Idul Adha 2025
Gubernur Kepulauan Babel Hidayat Arsani --(Antara)
PANGKALPINANG, BELITONGEKSPRES.COM – Seluruh kebutuhan pokok masyarakat, termasuk LPG dan BBM di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dipastikan aman dan mencukupi selama libur Idul Adha 2025.
Gubernur Kepulauan Babel Hidayat Arsani menegaskan bahwa tidak ada kelangkaan bahan pokok di wilayahnya, termasuk gas elpiji bersubsidi, meski permintaan meningkat saat libur panjang.
"Alhamdulillah, stok semua kebutuhan masyarakat cukup dan tidak ada masalah," kata Hidayat Arsani dalam keterangannya di Pangkalpinang, dikutip dari Antara, Minggu (8/6/2025).
Gubernur Hidayat Arsani menjelaskan bahwa distribusi LPG, bahan bakar minyak, dan kebutuhan pangan berjalan lancar hingga hari ini.
BACA JUGA:PT Timah Salurkan 256 Hewan Kurban di 4 Provinsi saat Idul Adha 2025
Ia menyebutkan belum ada laporan terkait kelangkaan atau gangguan distribusi yang bisa mengganggu kenyamanan masyarakat dalam merayakan Idul Adha 1446 Hijriah.
"Hingga saat ini, saya tidak menemukan dan belum menerima laporan kelangkaan LPG, BBM maupun sembako. Semua tersedia dan mencukupi," ujarnya menegaskan.
Sementara itu, Tjahyo Nikho Indrawan, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional Sumbagsel, memastikan bahwa pasokan BBM dan LPG di Bangka Belitung berada dalam kondisi aman dan stabil.
Ia menambahkan, kesiapan ini tetap terjaga meskipun ada potensi lonjakan permintaan menjelang dan selama perayaan Idul Adha.
BACA JUGA:Sapi Kurban Mengamuk di Belitung, Tim Damkar BPBD Langsung Turun Tangan
"Kami terus memantau kondisi di lapangan dan menyiapkan proyeksi kebutuhan masyarakat. Jika diperlukan, penyaluran BBM maupun LPG akan terus kami tambah sesuai kebutuhan aktual," kata Nikho.
Ia merinci, rata-rata konsumsi harian BBM di Babel untuk jenis biosolar mencapai 401 kiloliter per hari, sementara pertalite mencapai 812 kiloliter per hari. Adapun untuk LPG, kebutuhan rata-rata harian mencapai 182 metrik ton (MT).
Pertamina, lanjut Nikho, juga telah menyiapkan antisipasi dalam bentuk stok tambahan serta memastikan distribusi ke SPBU maupun agen berjalan tanpa kendala teknis maupun logistik.
"Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Stok kami cukup. Jangan sampai kekhawatiran dimanfaatkan oleh oknum yang menyebarkan informasi palsu," jelasnya.