BELITONGEKSPRES.COM - Sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem digital nasional, Kementerian Komunikasi dan Digital menggandeng perusahaan teknologi global Yandex dalam menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi daring gratis. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan keterampilan praktis, daya saing, serta produktivitas talenta digital Indonesia.
Program ini merupakan kelanjutan dari Digital Talent Scholarship (DTS) yang telah digagas Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kominfo sejak 2018. DTS dirancang untuk menjawab tantangan era transformasi digital dengan memberikan akses pelatihan berbasis kebutuhan industri.
“Program ini terbuka untuk semua kalangan, baik profesional di bidang teknologi, mahasiswa, pelajar, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN). Semua bisa belajar langsung dari platform DTS,” ujar Kepala BPSDM Kominfo, Bonifasius Wahyu Pudjianto, dalam keterangan resminya.
Ia menambahkan, pelatihan ini difokuskan pada penerapan machine learning, teknik validasi model, serta pendekatan solusi data untuk berbagai persoalan bisnis nyata. Materi yang diajarkan mencakup studi kasus, hands-on lab, dan pembelajaran mandiri berbasis Python dan scikit-learn kombinasi yang dirancang untuk mempersiapkan peserta menghadapi tantangan teknologi berbasis data.
BACA JUGA:Bapanas: MBG Jadi Solusi untuk Maksimalkan Potensi Pangan Lokal
BACA JUGA:Jika Terbukti, Kemenkes Bakal Cabut Izin Praktik Dokter Terduga Pelecehan Seksual di Garut
Bonifasius menegaskan pentingnya penguasaan machine learning sebagai kunci inovasi di berbagai sektor strategis. “Dari transportasi hingga layanan kesehatan, teknologi ini bisa menjadi pengubah permainan. Kami ingin peserta dapat berkontribusi langsung dengan solusi konkret,” katanya.
Dari sisi mitra global, CEO Yandex Search International, Alexander Popovskiy, menjelaskan bahwa pelatihan ini memberikan kesempatan unik bagi peserta untuk memahami dasar-dasar model linear dan aplikasinya dalam kehidupan nyata. “Menguasai model linear membuka banyak peluang, tidak hanya di tingkat lokal tapi juga global. Kami menyediakan pendampingan dari reviewer lokal berpengalaman yang telah dikurasi oleh tim ahli Yandex di Indonesia,” ujarnya.
Popovskiy menyebut program ini sebagai langkah awal yang ideal untuk membangun karier di bidang data science dan machine learning. “Kami percaya bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan AI, dan kami ingin menjadi bagian dari perjalanan transformasi digitalnya,” tambahnya.
Materi pelatihan disusun dengan keseimbangan antara teori dan praktik, mencakup pengantar konsep machine learning, teknik data preprocessing, serta penerapan regresi linear fondasi penting untuk pengembangan sistem prediktif di berbagai industri. (antara)