Mana Lebih Sehat, Telur Ayam atau Telur Bebek? Ini Perbandingan Gizinya
Mana Lebih Sehat, Telur Ayam atau Telur Bebek? Ini Perbandingan Gizinya--(freepik)
BELITONGEKSPRES.COM - Telur hampir tak pernah absen dari meja makan masyarakat Indonesia. Harganya terjangkau. Mudah diolah. Rasanya pun cocok untuk berbagai menu, dari sarapan hingga makan malam.
Di balik kesederhanaannya, telur menyimpan gizi tinggi. Namun muncul pertanyaan yang kerap jadi perdebatan di dapur. Antara telur ayam dan telur bebek, mana yang sebenarnya lebih sehat untuk dikonsumsi?
Dilansir dari berbagai artikel kesehatan, jawabannya tidak bisa disamaratakan. Meski sama-sama telur, kandungan gizinya memiliki perbedaan. Pilihan terbaik sangat bergantung pada kebutuhan tubuh dan kondisi kesehatan masing-masing orang.
Secara umum, telur termasuk makanan rendah karbohidrat dan hampir tidak mengandung serat. Namun kandungan proteinnya tinggi. Lemaknya juga baik bagi tubuh jika dikonsumsi dalam porsi wajar.
BACA JUGA:5 Manfaat Telur Bebek bagi Kesehatan jika Dikonsumsi Seminggu Sekali
Telur kaya akan vitamin dan mineral penting. Di antaranya kolin, riboflavin, selenium, vitamin A, serta vitamin B12. Nutrisi ini berperan besar dalam menjaga fungsi otak, metabolisme, hingga sistem kekebalan tubuh.
Jika dibandingkan, telur bebek cenderung memiliki kandungan nutrisi tertentu lebih tinggi dibanding telur ayam. Beberapa di antaranya adalah folat, zat besi, dan vitamin B12.
Bahkan, satu butir telur bebek bisa memenuhi hingga 168 persen Angka Kecukupan Gizi untuk vitamin B12. Vitamin ini sangat dibutuhkan tubuh untuk membangun DNA dan membentuk sel darah merah baru. Kekurangan B12 dapat menyebabkan anemia dan gangguan saraf.
Kandungan zat besi dalam telur bebek juga lebih tinggi. Ini menjadi nilai tambah bagi orang yang rentan mengalami anemia. Namun kadar lemak dan kolesterol telur bebek juga relatif lebih tinggi dibanding telur ayam.
BACA JUGA:Indonesia Targetkan Swasembada Gula, Telur, dan Ayam pada 2026
Sementara itu, telur ayam memiliki keunggulan tersendiri. Putih telur ayam mengandung lebih banyak protein spesifik seperti ovalbumin, konalbumin, dan lisozim.
Para ahli menilai protein-protein ini memiliki sifat antimikroba. Selain itu, kandungannya juga bersifat antioksidan dan berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker. Inilah alasan putih telur ayam sering menjadi pilihan bagi pelaku diet dan atlet.
Dari sisi rasa dan tekstur, telur bebek cenderung lebih gurih dan kuning telurnya lebih besar. Sedangkan telur ayam terasa lebih ringan dan mudah dipadukan dengan berbagai masakan.
Cara Paling Sehat Mengolah Telur