Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Jemaah Umrah Telantar 2 Hari di Jeddah, Lion Air Berikan Penjelasan

Sebanyak 400 jemaah umrah asal Indonesia terlantar di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, Kamis 25 Desember 2025 malam waktu setempat-Ist-beritasatu

BELITONGEKSPRES.COM - Sebanyak 400 jemaah umrah asal Indonesia dilaporkan telantar selama dua hari di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi. Situasi tersebut terjadi akibat penundaan penerbangan Lion Air JT-111 rute Jeddah menuju Jakarta yang berlangsung sejak 24 hingga 26 Desember 2025.

Lion Air menjelaskan bahwa keterlambatan penerbangan disebabkan oleh kendala teknis pada pesawat yang dijadwalkan mengangkut para jemaah. Maskapai menegaskan, aspek keselamatan menjadi pertimbangan utama sehingga keberangkatan baru dapat dilakukan setelah seluruh proses pemeriksaan dan perbaikan selesai.

"Langkah-langkah tersebut meliputi penyediaan akomodasi hotel selama masa menunggu di Jeddah, pemberian konsumsi bagi seluruh jemaah, serta memastikan seluruh proses teknis dilakukan secara menyeluruh hingga pesawat dinyatakan aman dan laik terbang," ungkap Lion Air dalam keterangan tertulisnya.

Penerbangan JT-111 semula direncanakan menggunakan pesawat Airbus A330 dengan registrasi PK-LEH. Sebelum keberangkatan, pesawat tersebut menjalani pemeriksaan teknis rutin sesuai standar keselamatan penerbangan.

BACA JUGA:Pesawat Lion Air Delay, 400 Jemaah Umrah Indonesia Terlantar Dua Hari di Bandara Jeddah

"Dalam proses tersebut, ditemukan sejumlah komponen yang memerlukan penggantian serta penanganan lanjutan sehingga membutuhkan waktu tambahan dan tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat," tulis keterangan tersebut.

Atas kondisi tersebut, Lion Air memutuskan menunda penerbangan hingga seluruh perbaikan rampung dan pesawat dinyatakan siap untuk dioperasikan. Penundaan pertama terjadi pada 24 Desember 2025, saat penerbangan yang dijadwalkan berangkat pukul 20.00 waktu setempat atau 00.00 WIB belum dapat dilaksanakan karena penanganan teknis lanjutan masih berlangsung.

Sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran operasional, Lion Air mengirimkan suku cadang dari Jakarta ke Jeddah pada 25 Desember 2025 menggunakan pesawat Airbus A330 dengan registrasi PK-LEV. Maskapai juga menyiapkan opsi keberangkatan menggunakan pesawat tersebut dan menjadwalkan ulang penerbangan JT-111 pada hari yang sama.

"Namun, dalam tahap persiapan, pesawat PK-LEV juga membutuhkan penanganan teknis tambahan sehingga keberangkatan kembali belum dapat dilakukan," jelas mereka.

Setelah seluruh proses perbaikan selesai, pesawat PK-LEH dinyatakan serviceable dan aman untuk dioperasikan. Lion Air kemudian menjadwalkan keberangkatan jemaah umrah JT-111 pada 26 Desember 2025 pukul 08.00 waktu setempat atau pukul 12.00 WIB dengan awak pesawat yang telah disiapkan dan siap bertugas. (beritasatu)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan