Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Operasi Modifikasi Cuaca BNPB Efektif Redam Curah Hujan di Sumatera

Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian Letnan Jenderal TNI (Purn) Irham Waroihan mengawal bantuan kemanusiaan tahap III program Kementan Peduli yang tiba di wilayah Aceh, yang dikirim menggunakan kapal perang TNI AL KRI Makasar di Lhoksumawe, Aceh, Rabu-Kementan-ANTARA/HO

BELITONGEKSPRES.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menilai operasi modifikasi cuaca (OMC) efektif menekan curah hujan di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Selama hampir sebulan pelaksanaan OMC, intensitas hujan di wilayah terdampak banjir dan longsor tercatat menurun signifikan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan jumlah hari tanpa hujan lebih banyak dibanding hari hujan selama periode tersebut. Meski demikian, hujan deras masih terjadi di beberapa titik dan sempat memicu banjir susulan, salah satunya di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Menurut Abdul, kondisi ini wajar karena sebagian besar wilayah Sumatera sedang berada pada puncak musim hujan. Tim gabungan BNPB, BMKG, dan TNI tetap melaksanakan operasi modifikasi cuaca untuk mengendalikan potensi hujan lebih lanjut.

Hingga saat ini, tidak terdapat tambahan korban maupun dampak baru di luar kejadian banjir dan longsor sebelumnya. Abdul juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, relawan, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dalam penanganan dan pemulihan pascabencana.

BACA JUGA:Prabowo Minta Kesiapsiagaan Maksimal Hadapi Cuaca Ekstrem Selama Nataru 2026

BACA JUGA:Menhub Imbau Operator Transportasi Waspadai Cuaca Buruk untuk Keselamatan Penumpang

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi BNPB hingga Kamis sore, bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara telah memaksa 489.864 jiwa mengungsi di berbagai titik pengungsian yang tersebar di wilayah terdampak. (ant)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan