Badai Cedera Hantam Real Madrid, 13 Pemain Tumbang dalam 31 Hari
Real Madrid dihantam krisis cedera dengan 13 pemain tumbang--ig/krajelvisabernabea - jawapos
BELITONGEKSPRES.COM - Real Madrid tengah menghadapi krisis cedera serius setelah mencatat 13 pemain tumbang hanya dalam 31 hari, termasuk absennya Trent Alexander-Arnold selama dua bulan akibat cedera paha.
Situasi ini menambah daftar cedera Los Blancos yang sudah menggunung, menyulitkan pelatih Xabi Alonso mengatur strategi di tengah jadwal padat dan performa tim yang belum stabil.
Menurut data yang dikutip Madrid Universal, jumlah cedera dalam satu bulan terakhir setara dengan total cedera yang dialami Real Madrid dari Agustus hingga Oktober 2025. November menjadi bulan paling berat, melebihi periode cedera pada era Carlo Ancelotti, tetapi kali ini cedera datang bertumpuk dalam waktu singkat.
Xabi Alonso harus meracik strategi dengan pilihan pemain yang semakin terbatas, terutama untuk laga penting yang membutuhkan rotasi optimal.
Pemain yang Terdampak
Beberapa pemain inti yang saat ini absen antara lain Eduardo Camavinga, Antonio Rüdiger, Trent Alexander-Arnold, dan Dani Carvajal. Selain itu, cedera juga menimpa Eder Militao, David Alaba, Dean Huijsen, Ferland Mendy, Aurelien Tchouameni, Federico Valverde, Franco Mastantuono, dan Kylian Mbappe.
BACA JUGA:Alami Cedera, Trent Alexander-Arnold Kirim Pesan ke Fans Real Madrid
BACA JUGA:Timnas Indonesia Tertahan di Peringkat Dua Grup C Usai Takluk 0-1 dari Filipina di SEA Games 2025
Dengan banyaknya pemain inti tumbang hampir bersamaan, Real Madrid kehilangan struktur ideal di banyak lini sekaligus.
Kondisi ini berbeda dari awal musim, karena cedera kali ini datang bertumpuk dan beberapa pemain absen secara bersamaan, membuat opsi rotasi sangat terbatas.
Meski sebagian pemain hanya absen karena tugas internasional, intensitas cedera tetap membuat Alonso sulit menemukan komposisi terbaik, sehingga setiap laga terasa seperti improvisasi.
Akar masalah tetap pada jadwal padat dan tuntutan fisik tinggi. Pemain dipaksa tampil dengan tempo tinggi tanpa waktu pemulihan memadai, yang kini tercermin di ruang perawatan Valdebebas.
Bagi Real Madrid, gelombang cedera ini menjadi ujian mental, kedalaman skuad, dan strategi Xabi Alonso dalam menjaga tim tetap kompetitif di tengah kondisi yang semakin kompleks. (jpc)