Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

IHSG Diprediksi Lanjut Menguat, Analis Soroti Peluang di Sektor Teknologi dan Blue-Chip

Ilustrasi IHSG-Sigid Kurniawan-Antara

BELITONGEKSPRES.COM - Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan masih berpotensi menguat pada perdagangan hari ini setelah mengalami koreksi tipis pada sesi sebelumnya. Sejumlah analis menilai sentimen pasar masih konstruktif, dengan saham teknologi dan kelompok blue-chip dipandang sebagai sektor yang memiliki ruang kenaikan lebih luas.

Penguatan IHSG didorong oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik. Dari sisi global, stabilnya bursa regional serta proyeksi pemangkasan suku bunga Amerika Serikat pada tahun depan memberi ruang gerak yang lebih leluasa bagi aliran dana masuk ke pasar berkembang. Di dalam negeri, sentimen makro yang relatif terjaga membuat investor cukup optimistis pada prospek saham berkapitalisasi besar.

Analis menyebut saham teknologi menjadi salah satu sektor yang layak dipantau. Kinerja pertumbuhan digital di dalam negeri, peningkatan transaksi daring, serta rencana ekspansi beberapa perusahaan teknologi besar dinilai dapat memperkuat minat beli pelaku pasar. Kondisi ini berpotensi menarik arus dana baru ke sektor tersebut.

Selain teknologi, kelompok saham blue-chip juga disebut memiliki prospek penguatan. Saham perbankan, konsumer, dan tambang menjadi beberapa segmen yang dipandang masih undervalued setelah koreksi beberapa pekan terakhir. Dengan fundamental yang relatif kuat, saham-saham besar dianggap mampu menopang pergerakan indeks dalam jangka pendek.

BACA JUGA:Trading Crypto 2025 Meledak, Ini Jurus Aman Biar Cuan!

BACA JUGA:Lonjakan Kebutuhan AI Picu Krisis Chip Memori Global

Pelaku pasar diimbau mencermati pergerakan harga secara bertahap, terutama pada saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi besar. Beberapa analis menegaskan bahwa volatilitas pasar masih mungkin terjadi menjelang rilis data ekonomi, sehingga strategi bertahap dan defensif dinilai lebih aman.

Secara teknikal, IHSG disebut memiliki peluang untuk kembali menguji level penguatan terdekat apabila minat beli tetap terjaga. Namun jika terjadi tekanan lanjutan, indeks berpotensi bergerak mendatar sebelum memulai tren kenaikan berikutnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan