Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

BTN Berencana Ajukan Tambahan Penempatan SAL Rp5-10 triliun

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menjawab pertanyaan media usai agenda RUPSLB di Menara BTN, Jakarta, Selasa (18/11/2025)-Rizka Khaerunnisa-ANTARA

BELITONGEKSPRES.COM - PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk mengatakan berencana mengajukan tambahan penempatan dana pemerintah atau SAL sebesar Rp5 triliun–Rp10 triliun setelah menuntaskan penyerapan alokasi SAL awal sebesar Rp25 triliun pada November 2025. Permohonan resmi sedang diajukan namun belum mendapat kepastian persetujuan dari pemerintah.

BTN memperkirakan penempatan SAL Rp25 triliun akan sepenuhnya terserap pada November 2025, dengan realisasi penyaluran mencapai sekitar Rp24,7 triliun pada awal bulan tersebut.

Perusahaan menyatakan sebagian besar dana SAL diarahkan ke sektor perumahan, baik untuk pengembang maupun kredit pemilikan rumah, dengan porsi sekitar 70 persen dari total penyaluran menurut Direktur Utama Nixon LP Napitupulu.

Menurut catatan BTN, realisasi penyerapan dana SAL per akhir Oktober 2025 mencapai 93 persen dari alokasi Rp25 triliun atau senilai Rp23,28 triliun, yang disalurkan ke berbagai sektor strategis terutama perumahan.

BACA JUGA:Pemerintah Tambah Dana Rp76 Triliun ke Perbankan, Ini Rinciannya

BACA JUGA:BTN Pastikan Dana Pemerintah Rp25 Triliun Terserap Penuh November 2025

Sebelumnya, pada September 2025 pemerintah menempatkan dana awal total Rp200 triliun ke beberapa bank anggota Himbara dan Bank Syariah Indonesia. Alokasi awal antara lain: Bank Mandiri, BRI, dan BNI masing-masing Rp55 triliun, BTN Rp25 triliun, dan BSI Rp10 triliun.

Kementerian Keuangan melaporkan tingkat serapan yang tinggi karena bunga penempatan pemerintah relatif rendah yaitu 3,8 persen, atau sekitar 80 persen dari BI-Rate, sehingga memberi ruang bagi bank untuk menurunkan biaya dana dan mempercepat penyaluran kredit.

Kondisi suku bunga ini dianggap mendorong bank lebih leluasa menyalurkan pembiayaan ke sektor produktif menjelang akhir tahun.

Pemerintah menambah penempatan dana sebesar Rp76 triliun per 10 November 2025. Tambahan ini dialokasikan ke empat bank: Bank Mandiri Rp25 triliun, BRI Rp25 triliun, BNI Rp25 triliun, dan Bank Jakarta (Bank DKI) Rp1 triliun.

Tahap penempatan terbaru ini membawa total penempatan pemerintah ke perbankan pada putaran tersebut menjadi Rp76 triliun. (ant)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan