DLH Belitung Catat Realisasi Retribusi Pelayanan Persampahan Capai 86 Persen
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dan Limbah B3, DLH Belitung, Johandi Agus Saputra--(Doddy BE)
TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.COM - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung mencatat realisasi retribusi pelayanan persampahan atau kebersihan mencapai Rp 690 Juta Rupiah hingga 15 Oktober 2025.
Realisasi retribusi sekitar 86,82 persen dari target yaknu sebesar Rp 795 Juta Rupiah.
"Realisasi retribusi persampahan mencapai Rp 690.258.000 hingga 15 Oktober 2025 dari 1 Januari 2025," kata Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan LB3 DLH Belitung, Johandi Agus Saputra.
Menurut Johandi, retribusi pelayanan persampahan meliputi berbagai jenis retribusi yaitu sampah rumah tangga, sampah pedagang kaki lima, sampah pedagang musiman, sampah pedagangan, sampah perkantoran.
BACA JUGA:BUMDes Bantan Sukses Kembangkan Usaha Ayam Petelur, Produksi Ribuan Butir per Hari
Lalu, sampah fasilitas pendidikan, sampah industri atau pabrik, retribusi pembuangan sampah di TPA, sampah fasilitas pelayanan kesehatan, sampah tempat penginapan.
Selain itu, ada juga retribusi hotel berbintang 1,2,3,4 serta sampah pusat perbelanjaan atau toko modern dan sampah gudang.
"Sejauh ini wajib setor retribusi sangat taat membayarnya dan itu kita apresiasi mereka," bebernya.
Johandi merasa optimis hingga akhir tahun 2025 nanti, realisasi retribusi dari pelayanan persampahan itu bisa mencapai target.
"Mudah-mudahan target itu bisa tercapai dan jika melihat kondisi wajib retribusi itu kita optimis bisa tercapai," ujar Bang Jo sapaan karib Johandi.
BACA JUGA:Perangi Penyebaran Rokok Ilegal, Bea Cukai Tanjungpandan Gencarkan Operasi Pasar
Bang Jo menyebutkan, penagihan retribusi itu mereka juga melakukan inovasi yakni melalui transaksi non tunai dengan menyediakan "Qris" dan rekening.
Selain itu, mereka sedang menyiapkan transaksi pembayaran dengan "Virtual Account" bekerjasama dengan Bank Sumsel.
"Jadi harapan kita semua transaksi pembayaran retribusi itu menggunakan sistem digital nantinya," bebernya.