Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

2 Buron Pembunuhan Sadis di Mentok Asal Musi Rawas Utara Masih Diburu Polisi

Tri Martin dan Sandra yang diburu polisi karena kasus pembunuhan sadis di Sungai Daeng, Mentok, Bangka Barat--(Foto: Husni/Babel Pos)

MENTOK, BELITONGEKSPRES.COM – Dua buron kasus pembunuhan sadis terhadap Jamal Abdul Naser (65), warga Kelurahan Sungai Daeng, Mentok, Kabupaten Bangka Barat, hingga kini masih diburu polisi.

Setelah sebelumnya satu tersangka perempuan bernama Lidya alias Ulik berhasil ditangkap, kini dua pelaku utama lainnya resmi masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Keduanya adalah Tri Martin (29), seorang buruh perkebunan, dan Sandra (26), pelajar atau mahasiswa asal Desa Batu Gajah, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan. Mereka diduga kuat terlibat langsung dalam aksi pembunuhan yang terjadi pada Juni 2024 lalu.

Dilansir dari Babel Pos, dua pelaku pembunuhan sadis tersebut merupakan warga Musi Rawas Utara, daerah asal tersangka Lidya yang sebelumnya telah ditangkap polisi di Palembang.

BACA JUGA:Kasus Pembunuhan Sadis di Mentok Terungkap, Polisi Tangkap Istri Pelaku di Palembang

Kapolres Bangka Barat AKBP Aditya Pradana Nugraha menjelaskan, hasil penyidikan menunjukkan bahwa ketiganya terlibat langsung dalam aksi pembunuhan yang disertai pencurian mobil milik korban.

Kejahatan itu terjadi di sebuah kontrakan di Kampung Kebun Nanas, Kelurahan Sungai Daeng, sebelum akhirnya jasad korban dibuang di wilayah Banyuasin, Sumatera Selatan.

Menurut keterangan penyidik, korban dibunuh dengan cara keji. Kedua pelaku laki-laki berperan mengikat tangan korban dan mencekik lehernya menggunakan kabel charger hingga tewas, sementara Lidya bertugas mengawasi situasi di luar kontrakan.

Setelah itu, jasad korban dibungkus menggunakan kasur dan dimasukkan ke dalam mobil Toyota Calya putih bernopol BN 1343 TB yang kemudian mereka bawa kabur ke Palembang.

BACA JUGA:Tim Jurnalis Pangkalpinang Bangun Rumah Layak Huni untuk Istri Purnawirawan TNI AD

“Motif pembunuhan diduga karena keinginan pelaku untuk menguasai harta benda korban, yang sebelumnya memiliki hubungan dekat dengan mereka,” ungkap Kapolres AKBP Aditya Pradana Nugraha dalam konferensi, Jumat (17/10/2025).

Kapolres menegaskan bahwa tim gabungan Satreskrim, Satintelkam, dan Polsek Mentok terus melakukan pengejaran intensif terhadap kedua DPO. Polisi juga telah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di wilayah Musi Rawas Utara untuk mempersempit ruang gerak keduanya.

“Kami meminta dukungan penuh dari pemerintah desa dan masyarakat di Desa Batu Gajah, Kecamatan Rupit, agar kedua pelaku segera menyerahkan diri secara baik-baik,” imbau Kapolres.

Polres Bangka Barat juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu aparat dengan memberikan informasi apabila melihat atau mengetahui keberadaan kedua buron tersebut. Warga dapat langsung menghubungi Katim Buser Polres Bangka Barat di nomor 0852 6692 4247.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan