Marc Marquez Absen 16 Minggu, Ducati Turunkan Michele Pirro di MotoGP Australia
Pembalap Ducati Lenovo Team Marc Marquez terjatuh dalam sesi practice MotoGP Indonesia 2025 di tikungan 11 Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (3/10/2025)-Aditya Pradana Putra/YU-ANTARAFOTO
BELITONGEKSPRES.COM - Pembalap Ducati Marc Marquez dipastikan menepi hingga sekitar 16 pekan setelah menjalani operasi bahu kanan akibat kecelakaan di MotoGP Indonesia. Cedera ini membuatnya terancam absen hingga akhir musim 2025.
Dokter Pedro Luis Ripoll menjelaskan bahwa cedera Marquez memiliki prognosis baik, tetapi membutuhkan waktu pemulihan yang panjang. “Jika ada patah tulang yang menyertai, biasanya ditangani dalam waktu operasi yang sama,” ujar Ripoll, dikutip Marca.
Insiden terjadi saat Marquez terjatuh setelah ditabrak dari belakang oleh pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, pada lap pertama GP Indonesia di Mandalika, 5 Oktober lalu. Ia mengalami patah tulang korakoid dan kerusakan ligamen akromioklavikular pada bahu kanan, sehingga tim medis memutuskan untuk menjalani operasi stabilisasi dan perbaikan ligamen.
Awalnya Marquez berharap pulih tanpa operasi. Namun pemeriksaan lanjutan menunjukkan imobilisasi selama satu minggu tidak cukup, sehingga operasi menjadi solusi terbaik. “Untungnya, cederanya tidak terlalu serius, tetapi penting untuk menghormati waktu pemulihan,” kata Marquez.
BACA JUGA:Aprilia Tunjuk Savadori Gantikan Jorge Martin di GP Phillip Island
BACA JUGA:Honda LCR Rekrut Diogo Moreira untuk MotoGP 2026, Duet dengan Joan Mir
Absennya Marquez dipastikan mempengaruhi sisa musim 2025, termasuk dua seri berikutnya di Phillip Island dan Sepang. Seri penutup MotoGP 2025 akan digelar di Valencia pada 14–16 November.
Ducati telah menunjuk pembalap penguji Michele Pirro untuk menggantikan Marquez di MotoGP Australia akhir pekan ini. Tim dokter menekankan cedera bahu kali ini tidak terkait dengan cedera lama Marquez pada lengan kanan yang pernah membuatnya absen panjang sejak kecelakaan di Jerez pada 2020. (ant)