Mentan Amran Sebut Rangkap Jabatan Bapanas Demi Efisiensi
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman memberi keterangan kepada awak media seusai serah terima jabatan Kepala Bapanas di Jakarta, Senin (13/12/2025)-Harianto-ANTARA
BELITONGEKSPRES.COM - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan penunjukan dirinya sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) adalah langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan efisiensi kebijakan pangan nasional.
Menurutnya, keputusan Presiden Prabowo Subianto itu bukan soal rangkap jabatan semata, melainkan upaya menyatukan arah kebijakan sektor pertanian dan pangan agar lebih terintegrasi menuju swasembada.
Dalam konferensi pers seusai serah terima jabatan di Jakarta, Amran menjelaskan bahwa dirinya hanya menjalankan keputusan presiden dan memahami alasan efisiensi di balik kebijakan tersebut.
Ia menilai penyatuan fungsi Kementerian Pertanian dengan Bapanas akan mempercepat pengambilan keputusan dan menghindari tumpang tindih kebijakan. “Kita ini hanya ikut perintah atasan. Mungkin salah satu alasannya adalah efisiensi,” ujarnya.
BACA JUGA:Alasan di Balik Prabowo Pilih Mentan Amran Pimpin Bapanas
BACA JUGA:Mentan Amran Ditunjuk Prabowo Jadi Kepala Bapanas
Amran juga mengingatkan bahwa secara historis, Badan Pangan Nasional sebelumnya merupakan bagian dari Kementerian Pertanian dengan nama Badan Ketahanan Pangan. Struktur itu kemudian dipisahkan pada 2021 menjadi lembaga tersendiri di bawah presiden.
Karena itu, menurutnya, penyatuan kembali di bawah koordinasinya saat ini merupakan langkah logis untuk memperkuat rantai kebijakan pangan dari hulu ke hilir.
Ia menegaskan bahwa efisiensi birokrasi menjadi kunci utama. Dengan jabatan ganda tersebut, koordinasi antara pengelolaan produksi pertanian dan distribusi pangan nasional bisa dilakukan lebih cepat tanpa hambatan administratif. Tujuan akhirnya jelas: memperkuat kedaulatan pangan dan memastikan swasembada yang berkelanjutan.
Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa keputusan Presiden Prabowo menunjuk Amran Sulaiman menggantikan Arief Prasetyo Adi didasari pertimbangan fungsi Bapanas yang sangat erat dengan Kementerian Pertanian. Ia menyebut kebijakan ini akan memperkuat tata kelola pangan nasional dan mengoptimalkan sinergi antarinstansi.
BACA JUGA:Arief Prasetyo Adi Dicopot dari Bapanas, Ucapkan Terima Kasih ke Prabowo
BACA JUGA:Bapanas Pastikan Bantuan Beras Periode Oktober–November 2025 Layak Konsumsi
Penunjukan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 116/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Pangan Nasional yang ditandatangani Presiden pada 9 Oktober 2025. Melalui Keppres itu, Amran secara resmi menggantikan Arief Prasetyo Adi, yang selanjutnya akan mendapat penugasan baru di bidang lain.
Amran dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan apresiasi kepada Arief, yang disebutnya sebagai sahabat dan mitra kerja selama satu dekade. Ia menilai Arief sebagai figur pekerja keras dengan dedikasi tinggi dalam membangun sistem pangan nasional.