Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Program Magang Nasional 2025 Berpotensi Tambah Gelombang Jika Peminat Tinggi

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli--antara

BELITONGEKSPRES.COM - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli membuka peluang penambahan gelombang baru untuk Program Magang Nasional 2025 jika animo pendaftar pada tahap pertama terus meningkat. 

Program ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja muda sekaligus memberi pengalaman kerja nyata bagi lulusan baru.

Pada tahap awal, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan kuota bagi 20 ribu lulusan baru dari seluruh jenjang pendidikan. Peserta akan memperoleh pengalaman kerja selama enam bulan di berbagai sektor industri dan menerima insentif setara upah minimum kabupaten/kota (UMK) dengan batas maksimal Rp3,3 juta per bulan. 

Sistem ini juga dirancang agar peserta bisa magang di daerah asalnya, tanpa beban biaya tambahan untuk tempat tinggal atau transportasi.

BACA JUGA:451 Perusahaan Jadi Penyelenggara Program Magang Nasional 2025, Terima Lulusan D1 hingga S1

BACA JUGA:Program Magang Nasional Dinilai Efektif Tekan Angka Pengangguran

Yassierli menegaskan bahwa jika minat peserta tinggi, pemerintah siap membuka batch kedua dan ketiga. Hingga saat ini, 451 perusahaan telah mendaftar sebagai penyelenggara program, dengan total 1.300 posisi magang dan lebih dari 6.000 calon peserta yang telah mengajukan pendaftaran.

Program Magang Nasional 2025 merupakan bagian dari Paket Ekonomi “8+4+5” yang diluncurkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Program ini menargetkan lulusan Diploma (D1–D4) dan Sarjana (S1) yang lulus maksimal satu tahun sebelumnya.

Pendaftaran perusahaan penyelenggara dilakukan pada 1–7 Oktober 2025, sementara pendaftaran peserta dibuka 7–12 Oktober 2025 melalui portal maganghub.kemnaker.go.id yang terintegrasi dengan sistem SIAPKerja. Seleksi dilakukan secara transparan dan terhubung langsung dengan kebutuhan industri.

Yassierli memastikan seluruh perusahaan yang berpartisipasi harus melalui proses verifikasi untuk menjamin kredibilitas dan kualitas program. Tahapan seleksi peserta dilakukan pada 13–14 Oktober 2025, dan hasilnya akan diumumkan oleh Kemnaker. Pelaksanaan magang dijadwalkan berlangsung mulai 15 Oktober 2025 hingga 15 April 2026.

Melalui program ini, pemerintah berharap terjadi peningkatan kualitas SDM muda Indonesia sekaligus memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri agar lebih relevan dengan kebutuhan tenaga kerja saat ini. (ant)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan