Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Sulit Ditaklukkan, Sirkuit Mandalika Selalu Lahirkan Juara Baru

Pembalap BK8 Gresini Racing MotoGP Fermin Aldeguer memacu kecepatan sepeda motornya dalam race MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (5/10/2025)-ADITYA PRADANA PUTRA-ANTARA FOTO

BELITONGEKSPRES.COM - Sirkuit Pertamina Mandalika kembali membuktikan reputasinya sebagai lintasan yang tak mudah ditaklukkan. Setiap seri MotoGP Indonesia yang digelar di sirkuit kebanggaan Tanah Air ini selalu melahirkan juara baru — tren yang kembali berlanjut pada musim 2025.

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandi Satria menegaskan bahwa Mandalika adalah salah satu sirkuit paling menantang di kalender MotoGP. Menurutnya, para pembalap sulit menebak hasil akhir balapan karena faktor lintasan dan kondisi cuaca yang kerap berubah.

“Setiap kali MotoGP digelar di Mandalika, hasilnya selalu tidak bisa diprediksi. Bahkan pembalap yang sebelumnya juara, pada musim berikutnya justru gagal naik podium,” ujar Priandi di Lombok Tengah, Senin.

Rekam jejaknya jelas. Pada MotoGP Indonesia 2022, Miguel Oliveira dari tim KTM Red Bull menjadi juara. Setahun kemudian, Francesco Bagnaia dari Ducati menaklukkan Mandalika dan membawa pulang podium utama. 

BACA JUGA:Marc Marquez Cedera Bahu di Mandalika, Langsung Terbang ke Madrid untuk Pemeriksaan

BACA JUGA:Ducati Lenovo Kunci Gelar Tim Terbaik MotoGP 2025, Berkat Marquez dan Bagnaia

Tahun 2024, giliran Jorge Martin dari Pramac Ducati yang berjaya, sementara Bagnaia harus puas di posisi kedua.

Musim ini, giliran Fermin Aldeguer dari Gresini Racing yang mencatatkan sejarah dengan meraih kemenangan di GP Indonesia 2025. Kemenangan itu terasa istimewa karena Aldeguer baru menjalani debutnya di kelas utama MotoGP.

Podium MotoGP Mandalika 2025 diisi Aldeguer di posisi pertama, disusul Pedro Acosta (Red Bull KTM) di posisi kedua, dan Alex Marquez (Gresini Racing) di posisi ketiga. 

Sementara itu, dua pembalap pabrikan Ducati Lenovo, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, sama-sama gagal finis setelah mengalami insiden terpisah.

Marquez, yang sebelumnya sudah memastikan gelar juara dunia MotoGP 2025 usai finis kedua di Jepang, terlibat tabrakan dengan Marco Bezzecchi di lap pertama. Sementara Bagnaia kehilangan kendali dan terjatuh di pertengahan lomba.

BACA JUGA:Fermin Aldeguer Juara MotoGP Indonesia 2025, Marc Marquez Perpanjang Rekor Gagal Finis di Mandalika

BACA JUGA:Marc Marquez Akui Sulit Naik Podium di MotoGP Mandalika 2025, Hanya Targetkan Lima Besar

Konsistensi pola juara baru di Sirkuit Mandalika menegaskan betapa kompleksnya karakter lintasan ini — kombinasi antara tikungan cepat, perubahan elevasi, serta angin pesisir yang memengaruhi performa motor. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan