Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

BPJPH Pastikan Ompreng MBG Halal, Bebas Kandungan Minyak Babi

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hassan-Andrew Tito-Beritasatu.com

BELITONGEKSPRES.COM - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama memastikan food tray atau ompreng yang digunakan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepenuhnya halal dan bebas dari kandungan minyak babi.

Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hassan, menegaskan hal ini di Jakarta Timur, Senin 6 Oktober, usai meninjau hasil pengujian laboratorium terhadap produk food tray impor dari China yang digunakan di program MBG.

“Tidak ada satu pun nampan yang mengandung minyak babi. Hasil lab sudah keluar dan semuanya aman. Jadi saya pastikan seribu persen halal,” ujar Haikal.

Menurutnya, isu yang menyebut penggunaan minyak babi dalam proses produksi ompreng MBG tidak berdasar dan menyesatkan. Pemeriksaan laboratorium telah memastikan seluruh produk yang masuk ke Indonesia sesuai dengan standar halal.

BACA JUGA:Prabowo Perintahkan BGN Lengkapi Dapur MBG dengan Alat Sterilisasi

BACA JUGA:Standar Baru BSN: Ompreng MBG Harus Gunakan Stainless 304

“Kalaupun di luar negeri ada pabrik yang menggunakan bahan non-halal, itu untuk pasar mereka sendiri. Produk yang dikirim ke Indonesia sudah sesuai dengan ketentuan halal,” jelasnya.

Haikal juga menyarankan agar pemerintah mulai mengutamakan penggunaan produk lokal dalam penyediaan peralatan makan untuk program MBG. Selain lebih terjamin rantai produksinya, langkah ini juga bisa memperkuat industri dalam negeri.

“Kami sedang mendorong agar kebutuhan program MBG bisa dipenuhi oleh produsen lokal. Kalau kapasitas belum cukup, baru dipertimbangkan impor,” kata Haikal.

Sebelumnya, muncul laporan dari Indonesia Business Product (IBP) yang menyebut adanya dugaan penggunaan minyak babi dalam pelapisan food tray produksi China. Temuan itu memicu kekhawatiran publik, terutama di kalangan orang tua siswa dan pihak sekolah yang menjadi sasaran program MBG.

BACA JUGA:Berkat Program MBG, Junaedi Jadi Koki Lagi Usai Sempat 'Gantung Panci' Akibat Covid-19

BACA JUGA:BGN Siapkan Sanksi Tegas bagi Mitra MBG yang Langgar Ketentuan

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyatakan pihaknya sedang melakukan verifikasi atas kabar tersebut. Namun hingga kini, hasil investigasi teknis dari BGN belum dipublikasikan secara lengkap.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan inisiatif nasional untuk meningkatkan gizi jutaan pelajar SD dan SMP di seluruh Indonesia. Selain fokus pada pemenuhan kebutuhan nutrisi anak-anak, program ini juga dirancang untuk menggerakkan ekonomi daerah melalui kerja sama dengan penyedia bahan pangan lokal.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan