Lamine Yamal Diragukan Tampil di El Clasico, Hansi Flick Angkat Bicara
Lamine Yamal--IG: lamineyamal
BELITONGEKSPRES.COM - Barcelona kemungkinan besar harus menghadapi El Clasico tanpa Lamine Yamal. Pelatih Hansi Flick memastikan pemain muda andalan mereka itu masih belum pulih dari cedera pangkal paha yang kambuh usai laga Liga Champions melawan Paris Saint-Germain. Kondisinya disebut belum stabil dan butuh waktu lebih lama untuk benar-benar fit.
Dalam konferensi pers jelang laga melawan Sevilla, Flick mengaku belum bisa memastikan kapan Yamal akan kembali tampil. Cedera di area pangkal paha seperti ini, menurutnya, sulit diprediksi karena sangat bergantung pada respons tubuh pemain terhadap pemulihan.
“Kami tidak tahu apakah dia bisa bermain dalam dua, tiga, atau empat minggu ke depan, termasuk untuk El Clasico,” ujar Flick, dikutip dari laman resmi klub.
El Clasico antara Barcelona dan Real Madrid dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober di Santiago Bernabeu. Absennya Yamal bisa menjadi pukulan bagi Blaugrana yang kini tengah kehilangan sejumlah pemain penting akibat cedera. Selain Yamal, ada nama Marc-André ter Stegen, Gavi, Joan Garcia, Fermin Lopez, dan Raphinha yang masih dalam tahap pemulihan.
BACA JUGA:Manchester United Bangkit, Tumbangkan Sunderland 2-0 di Old Trafford
BACA JUGA:Rodrygo Temukan Peran Baru di Era Xabi Alonso, Akui Lebih Nyaman di Madrid
Yamal sebelumnya baru kembali bermain setelah pulih dari cedera serupa. Ia tampil penuh saat Barcelona kalah 1-2 dari PSG pada laga Liga Champions. Namun, setelah pertandingan itu, pemain 17 tahun asal Spanyol tersebut kembali mengeluhkan rasa tidak nyaman hingga akhirnya harus menepi lagi.
Flick menegaskan bahwa proses pemulihan Yamal akan dikelola dengan hati-hati bersama tim medis. Fokus utama adalah memastikan sang pemain benar-benar pulih sebelum diturunkan kembali. “Kami harus berhati-hati dan mengatur bebannya dengan baik. Sekarang dia berlatih dengan tim pemulihan, dan kami akan memantau kondisi fisiknya dari minggu ke minggu,” ujar pelatih asal Jerman itu.
Cedera Yamal pertama kali muncul saat membela tim nasional Spanyol pada September lalu. Flick sempat menyoroti timnas karena dianggap kurang hati-hati dalam menangani pemain mudanya.
Meskipun sempat dipanggil lagi untuk laga kualifikasi Piala Dunia melawan Georgia dan Bulgaria, Yamal akhirnya ditarik dari skuad setelah laporan cedera terbarunya keluar.
Flick menegaskan tidak ada motif lain selain ingin melindungi pemain muda berbakatnya. “Saya hanya ingin melindungi pemain saya. Ini tidak mudah juga bagi pelatih timnas, tapi saya tidak menyesal mengatakannya. Sekarang yang penting adalah bagaimana kami mengelola situasi ini dengan benar,” tegasnya. (ant)