Indonesia Siapkan Lumbung Pangan 2045, Surplus Beras dan Telur
Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi-Muhammad Farhan-Beritsatu.com
BELITONGEKSPRES.COM - Indonesia sedang menyiapkan lumbung pangan nasional yang ditargetkan tercapai pada 2045, bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan bahwa persiapan program jangka panjang ini sudah berjalan sejak setahun terakhir.
Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, menyebut bahwa program ini membutuhkan perencanaan matang, mulai dari lahan, bibit, pupuk, hingga pascapanen dan penyimpanan.
PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) siap mendukung pengembangan lumbung pangan dari hulu ke hilir, termasuk sawah dan pabrik pengolahan. Pembibitan akan dikelola Kementerian Pertanian sebagai pelaksana teknis agar seluruh rantai produksi berjalan lancar.
Presiden Prabowo menekankan visi ini dalam pidato perdananya di Sidang Majelis Umum PBB ke-80, dengan fokus pada penguatan rantai pasok, peningkatan produktivitas petani, dan investasi pada pertanian cerdas iklim.
BACA JUGA:15 Asuransi BUMN Akan Merger Jadi 3, Perkuat Kapasitas dan Daya Saing
BACA JUGA:Mantan SPG Jadi Juru Porsi di Dapur MBG, Program Angkat Pekerja yang Sempat Menganggur
Data Bapanas menunjukkan beberapa komoditas sudah surplus, mencukupi kebutuhan domestik tanpa impor. Produksi telur ayam tahun 2025 diperkirakan 6,5 juta ton untuk kebutuhan 6,2 juta ton, daging ayam 4,2 juta ton untuk konsumsi 3,8 juta ton, cabai besar 1,4 juta ton dan cabai rawit 1,6 juta ton, serta bawang merah 1,3 juta ton untuk kebutuhan 1,1 juta ton.
Ekspor bawang merah semester II ditargetkan 5.000 ton tambahan. Proyeksi beras sampai akhir tahun mencapai 32–32,8 juta ton, surplus hampir 3 juta ton jika tidak ada gangguan iklim atau hama.
Program lumbung pangan nasional menjadi tonggak penting untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat pangan dunia, memperkuat ketahanan pangan, dan mendorong pertanian modern yang lebih produktif dan berkelanjutan. (beritasatu)