Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Bulog Belitung Serap 3,9 Ton Jagung Hasil Panen Petani

Petani melalukan panen raya jagung di Tanjungpandan, Belitung, Senin (19/9/2025)-Apriliansyah-ANTARA

TANJUNGPANDAN - Perum Bulog Cabang Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menyerap sebanyak 3,9 ton jagung pipilan kering (JPK) hasil panen petani di wilayahnya.

"Sejak Juli hingga September ini, Perum Bulog Cabang Belitung telah menyerap sebanyak 3,9 ton jagung pipilan kering hasil panen petani," kata Pimpinan Perum Bulog Cabang Belitung Syahrianza Rahman, Senin (29/9/2025).

Menurut Syahrianza, JPK yang diserap tersebut merupakan hasil panen para petani jagung di wilayah Kabupaten Belitung dan Belitung Timur (Beltim).

Ia menambahkan upaya Perum Bulog Cabang Belitung menyerap jagung pipilan kering hasil panen petani merupakan bagian dari program Bulog pusat.

BACA JUGA:Presiden Prabowo Targetkan Bangun 2.000 Desa Nelayan, Cetak Sawah 480.000 Hektar

BACA JUGA:Upaya Menyelamatkan Tempalak Mirah di Bangka

Dikatakannya, Perum Bulog mendapatkan instruksi dari Presiden Prabowo Subianto untuk menyerap 1 juta ton jagung petani hingga akhir 2025. Hal ini bertujuan mendukung swasembada dan ketahanan pangan nasional.

"Program ini ditindaklanjuti oleh masing-masing Perum Bulog di daerah untuk menyerap hasil panen jagung petani seperti yang kami lakukan saat ini Perum Bulog Cabang Belitung berhasil menyerap 3,9 ton jagung pipilan kering hasil petani," katanya.

Syahrianza menjelaskan harga jagung pipilan kering petani tersebut dibeli sebesar Rp6.400 per kilogram dengan ketentuan kadar air 14 persen dan aflatoksin maksimal 50 ppb.

"Kami juga memiliki standar dalam menyerap jagung petani sehingga jagung yang kami serap memiliki kualitas yang bagus sesuai standar serta harga yang juga menguntungkan petani," ujarnya.

BACA JUGA:Pemprov Babel Berhasil Capai UHC, Hampir Seluruh Masyarakat Terlindungi JKN

BACA JUGA:Beltim Targetkan 39 KDMP Sudah Terbentuk Awal 2026, Pinjaman Rp500 Juta Tiap Koperasi

Ia berharap penyerapan hasil panen jagung tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan para petani jagung di daerah Pulau Belitung.

"Kami akan terus melakukan penyerapan terhadap jagung hasil panen petani sampai akhir tahun nanti untuk mendukung swasembada pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani," tandasnya. (Antara)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan