Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Kadin Ingatkan Menkeu soal Stabilitas Fiskal, Pajak dan Cukai

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pengembangan Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang-Vinnilya Huanggrio-Beritasatu.com

BELITONGEKSPRES.COM - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyampaikan sejumlah catatan penting kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait upaya menjaga stabilitas fiskal sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang, menekankan bahwa keseimbangan antara penerimaan dan pengeluaran negara menjadi faktor krusial di tengah ketidakpastian ekonomi global saat ini. Ia berharap Menteri Keuangan mampu menjaga stabilitas fiskal secara seimbang, baik dari sisi penerimaan maupun belanja negara.

Sarman menyoroti perlunya kehati-hatian pemerintah dalam menetapkan kebijakan pajak dan cukai. Ia mengingatkan bahwa beberapa kebijakan daerah, seperti pengurangan Tambahan Pendapatan Daerah (TKD) maupun kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pernah menimbulkan protes publik. Menurutnya, kebijakan fiskal harus diterapkan dengan cermat agar tidak menimbulkan beban bagi masyarakat maupun dunia usaha.

Kadin juga menekankan pentingnya komunikasi yang lebih intensif antara pemerintah dan pelaku usaha, agar kebijakan fiskal dan insentif yang diberikan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. 

BACA JUGA:Saham vs Reksa Dana: Mana yang Lebih Menguntungkan untuk Investor Pemula?

BACA JUGA:Prudential Syariah Perluas Proteksi dan Raih Dua Penghargaan Prominent Awards 2025

Dunia usaha yang beragam membutuhkan pendekatan berbeda agar setiap insentif benar-benar mendorong produktivitas dan penciptaan lapangan kerja, bukan sebaliknya menambah tekanan bagi sektor bisnis.

Sarman menambahkan, menjaga iklim usaha tetap kondusif sangat penting untuk membantu perusahaan bertahan, mengurangi risiko pemutusan hubungan kerja massal, dan sekaligus membuka peluang lapangan pekerjaan baru. (beritasatu)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan