Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Anomali Cuaca di Belitung, BPBD Ingatkan Bahaya Pohon Tumbang

Kegiatan pemangkasan ranting dan dahan pohon rawan tumbang di Tanjungpandan, Belitung, Jumat (12/9/2025) --(Antara)

TANJUNGPANDAN, BELITONGEKSPRES.COM – Cuaca yang tidak menentu di Kabupaten Belitung mulai menimbulkan potensi bahaya bagi masyarakat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Belitung mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman pohon tumbang yang bisa terjadi kapan saja akibat anomali cuaca.

Kepala Pelaksana BPBD Belitung, Agus Supriadi, menegaskan peralihan musim dari kemarau ke penghujan pada September 2025 ini menjadi fase rawan terjadinya bencana hidrometeorologi.

“Kami mengingatkan masyarakat agar mewaspadai kejadian pohon tumbang akibat faktor cuaca yang tidak menentu,” ujar Agus di sela kegiatan pemangkasan ranting dan dahan pohon rawan tumbang, Jumat (12/9/2025) seperti dilansir dari Antara.

BACA JUGA:Pohon Rawan Tumbang di Belitung Dipangkas Demi Keselamatan

Agus menjelaskan, kondisi Belitung sempat dilanda panas terik pada Agustus lalu, namun memasuki awal September cuaca berubah lebih basah.

Pergantian musim ini sering menimbulkan fenomena cuaca ekstrem, mulai dari hujan deras yang turun tiba-tiba hingga angin kencang yang berpotensi merobohkan pohon.

“Pada sebagian Agustus kemarin memang kita sempat merasakan panas terik, namun di awal September kondisi cuaca cenderung basah. Peralihan ini yang harus kita waspadai,” jelasnya.

Menurutnya, fase peralihan musim bukan hanya berisiko memicu pohon tumbang, tetapi juga bencana lain seperti banjir, tanah longsor, hingga angin puting beliung.

BACA JUGA:DPKD Belitung Adakan September Ceria, Ajak Masyarakat Berkunjung Ke Perpustakaan

“Kondisi disebabkan oleh faktor cuaca yang tidak menentu, misalnya pagi panas kemudian siang harinya hujan,” tambah Agus.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD terus melakukan pemangkasan pohon-pohon yang dianggap rawan tumbang, terutama yang berada dekat permukiman, fasilitas publik, serta jalan raya yang ramai dilintasi kendaraan.

Agus juga mengajak masyarakat Kabupaten Belitung untuk turut berpartisipasi dalam menjaga keselamatan lingkungan sekitar.

“Masyarakat dapat memangkas dan menebang pohon yang sudah berumur tua karena rawan tumbang akibat angin kencang. Jangan menunggu sampai kejadian, lebih baik kita mitigasi sejak dini,” katanya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan