Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

OJK Catat Penyaluran Kredit UMKM Tembus Rp1.496 Triliun Per Juli 2025

Ilustrasi Logo OJK (ANTARA)--

BELITONGEKSPRES.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran kredit perbankan untuk sektor UMKM per Juli 2025 mencapai Rp1.496,93 triliun atau 18,61 persen dari total kredit nasional. Angka tersebut tumbuh 1,82 persen secara tahunan (year on year/yoy), mencerminkan kontribusi penting UMKM terhadap stabilitas perekonomian.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan bahwa fokus utama industri perbankan saat ini adalah menjaga kualitas kredit. Langkah ini dilakukan sebagai mitigasi menghadapi potensi risiko kredit di tengah perlambatan ekonomi global. Meski begitu, OJK optimistis kredit UMKM masih akan mencatatkan pertumbuhan positif hingga akhir 2025.

Sebagai dorongan tambahan, OJK telah mengeluarkan Peraturan OJK (POJK) No. 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan UMKM. Regulasi ini berlaku bagi bank maupun lembaga keuangan non-bank (LKNB) dan diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

POJK tersebut mengatur sejumlah kemudahan, mulai dari kebijakan khusus, skema pembiayaan yang sesuai dengan karakteristik bisnis UMKM, hingga percepatan proses penyaluran kredit. Bank dan LKNB juga diwajibkan menyampaikan rencana penyaluran pembiayaan UMKM dalam dokumen rencana bisnis mereka, yang nantinya akan dipantau langsung oleh OJK.

BACA JUGA:Menkeu Purbaya Berencana Tarik Rp200 Triliun Dana Pemerintah di BI untuk Suntik Ekonomi Nasional

BACA JUGA:Menkeu Purbaya Beberkan Strategi Jaga RAPBN 2026, Fokus pada 8 Agenda Prioritas

Dengan adanya regulasi baru ini, bank maupun LKNB diharapkan semakin aktif memperluas pembiayaan ke sektor UMKM. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, kebijakan ini juga diyakini dapat meningkatkan kapasitas usaha pelaku UMKM sekaligus memperluas partisipasi lembaga keuangan yang sebelumnya belum menyalurkan kredit. (ant)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan