4 Pekerja Tambang Tewas Tertimbun Longsor di Bangka Barat
Pencarian korban tertimbun longsor di lokasi tambang Tempilang, Kabupaten Bangka Barat-Ist-
BANGKA BARAT, BELITONGEKSPRES.COM – Tragedi kecelakaan tambang kembali merenggut nyawa di Kabupaten Bangka Barat.
Dalam sepekan terakhir, empat pekerja dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun longsor saat melakukan aktivitas penambangan timah, baik di darat maupun di laut.
Peristiwa terbaru terjadi pada Jumat (22/8/2025) sekitar pukul 13.00 WIB di lokasi tambang rakyat TK 2367, Lemba Jambu, Desa Sinar Surya, Kecamatan Tempilang.
Tanah tinggi yang berada di depan alat berat (PC) tiba-tiba longsor dan menimbun tiga orang pekerja.
Dua korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara satu lainnya masih dalam pencarian tim gabungan.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha menegaskan pihaknya bergerak cepat di lapangan.
Ia memastikan seluruh aspek, termasuk standar keselamatan kerja dan legalitas tambang, akan ditelusuri secara menyeluruh.
“Kami akan memanggil dan memeriksa pemilik tambang serta pihak-pihak terkait yang bertanggung jawab atas operasional di lokasi. Keselamatan kerja adalah hal mutlak, dan kami tidak akan membiarkan ada kelalaian yang mengorbankan nyawa,” tegas Kapolres dilansir dari Babel Pos.
Dua Korban Meninggal, Satu Masih Hilang
Korban yang telah ditemukan masing-masing bernama Ferdi, warga Desa Tempilang, dan Dandi, warga Desa Air Lintang.
BACA JUGA:Misteri Dalang Penyiraman Air Keras di Pangkalpinang, Polisi Bongkar Fakta Baru Pelaku
Sementara korban ketiga, Asmadi, warga Dusun Kelekak Kabung Desa Benteng Kota, hingga kini belum ditemukan.
Tim gabungan dari Polres Bangka Barat, Satreskrim, dan Unit Tipidter masih melakukan pencarian intensif di lokasi.