Baca Koran belitongekspres Online - Belitong Ekspres

Investor Terkemuka Ini Beberkan Kebiasaan Baik yang Bikin Sulit Kaya

Investor terkemuka Lo Kheng Hong di Talkshow with Warren Buffett Indonesia--(Youtube/WinMax Galery)

BELITONGEKSPRES.COM - Banyak orang Indonesia meyakini bahwa menabung di bank adalah kebiasaan baik yang akan menjamin masa depan. Namun, investor terkemuka tanah air Lo Kheng Hong justru menilai kebiasaan itu bisa menjadi penyebab seseorang sulit kaya.

Pandangan yang cukup kontroversial ini ia sampaikan dalam sebuah pernyataan yang kemudian menjadi sorotan publik.

Menurut Lo Kheng Hong, menabung memang diajarkan sejak dini sebagai cara mengatur keuangan, tetapi tanpa disadari justru membuat pemiliknya kehilangan nilai kekayaan seiring waktu.

“Menyimpan uang di bank sebetulnya membuat kita miskin secara pelan-pelan karena nilai uang kita semakin hari semakin turun,” kata Lo Kheng Hong, dikutip pada Senin (18/8/2025).

BACA JUGA:UAE Tunjukkan Minat Tinggi Berinvestasi di Danantara untuk Sektor Prioritas

Menabung hingga Obligasi, Dinilai Tidak Efektif untuk Kaya

Lo Kheng Hong menilai, sekadar menaruh uang di bank tanpa adanya instrumen pengembangan adalah kesalahan finansial yang umum dilakukan masyarakat Indonesia. Alasannya sederhana, bunga tabungan tidak mampu mengimbangi laju inflasi.

Bukan hanya tabungan, ia juga menegaskan bahwa obligasi atau surat utang negara bukanlah pilihannya dalam berinvestasi.

Menurutnya, bunga obligasi terlalu kecil untuk bisa melipatgandakan kekayaan. Bahkan emas yang selama ini dianggap aset safe haven pun tidak menarik baginya. “Saya juga tidak membeli emas,” ujarnya tegas.

Pilihan Lo Kheng Hong: Saham sebagai Jalan Kekayaan

Berbeda dengan tabungan, emas, maupun obligasi, Lo Kheng Hong sejak awal percaya bahwa saham adalah instrumen terbaik untuk membangun kekayaan jangka panjang. Baginya, pasar saham Indonesia menyimpan potensi keuntungan luar biasa.

BACA JUGA:Grant Cardone Sindir Anak Muda yang Investasi Bitcoin, Ingatkan Pentingnya Cash Flow

“Bursa saham Indonesia menawarkan imbal hasil tertinggi di antara bursa saham utama di dunia bagi investor jangka panjang. Sudah terbukti! Saya bersyukur saya ada di dalamnya,” kata pria yang dikenal sebagai Warren Buffett Indonesia ini.

Pengalaman nyata menjadi buktinya. Salah satu momen terbesar adalah ketika ia membeli saham PT United Tractors Tbk (UNTR) pada akhir 1990-an.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan