Truk Ekspedisi J&T Cargo Ludes Terbakar, Polres Belitung Lakukan Investigasi
Foto: Truk ekspedisi J&T Cargo yang terbakar berhasil dipadamkan Tim Damkar BPBD Belitung dan tinggal menyisakan kerangka besi--(Ist/BPBD Belitung)
BADAU, BELITONGEKSPRES.COM – Mobil truk ekspedisi J&T Cargo terbakar di Jalan H.AS Hanandjoeddin Dusun Kelekak Datuk, Desa Badau, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, Minggu siang (10/8/2025).
Seluruh muatan paket kiriman yang dibawa kendaraan box berwarna kombinasi hijau-putih menuju Kabupaten Belitung Timur (Beltim) ludes terbakar dan menyisakan kerangka besi.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa terbakarnya mobil ekspedisi tersebut. Meski demikian, kerugian ditaksir bisa mencapai hingga ratusan juta rupiah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk box dengan nomor polisi B 9188 UXW itu diketahui melaju dari Tanjungpandan dengan tujuan Kabupaten Beltim untuk mengantar paket.
BACA JUGA:LIVOBEL Usai, PBVSI Belitung Catat Potensi Bibit Atlet
BACA JUGA:Kalahkan Sungai Samak, ASV Regency Juarai LIVOBEL 2025
Setibanya di lokasi kejadian, tiba-tiba api muncul dari bagian depan kendaraan. Api kemudian dengan cepat menjalar ke seluruh badan truk, membakar habis muatan di dalamnya.
Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Sebab, pihak Polres Belitung masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api.
Sedangkan sopir truk dikabarkan berhasil menyelamatkan diri sebelum kobaran api semakin membesar, sehingga tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
“Benar adanya peristiwa itu. Namun pada saat kejadian saya tidak berada di lokasi. Cuma dapat informasi dari media sosial. Setelah itu saya langsung ke sana,” kata Badri, warga Desa Badau yang mengetahui kejadian tersebut kepada Belitong Ekspres.
BACA JUGA:HITA Babel Genjot Literasi Digital di Belitung Lewat Turnamen E-Sport Mobile Legends
BACA JUGA:Beras Naik, Pemkab Belitung Gencarkan Gerakan Pangan Murah hingga ke Desa
Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan awal api muncul di bagian depan truk. Terdengar dalam video suara seorang pria menyebut bahwa di lokasi tidak tersedia sumber air
Upaya pemadaman hanya mengandalkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Sayangnya, api terus membesar hingga melalap seluruh kendaraan.